Kamis, 23 Oktober 2014  

Belajar Perpajakan

Sanksi Pidana Penjara

A A A 

Apa saja yang dapat menyebabkan orang terkena pidana penjara, berapa lamanya dan apa dasar hukumnya?

b.1 Pidana Penjara

1 Setiap orang yang dengan sengaja: pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi 4 (empat) kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar Pasal 39 ayat (1) Undang-Undang Nomor 28 TAHUN 2007
a) tidak mendaftarkan diri, atau menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak Nomor Pokok Wajib Pajak atau Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak
b) tidak menyampaikan Surat Pemberitahuan; atau
c) menyampaikan Surat Pemberitahuan dan atau keterangan yang isinya tidak benar atau tidak lengkap
d) menolak untuk dilakukan pemeriksaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29
e) memperlihatkan pembukuan, pencatatan, atau dokumen Iain yang palsu atau dipalsukan seolah-olah benar; atau
f) tidak menyelenggarakan pembukuan atau pencatatan, tidak memperlihatkan atau tidak meminjamkan buku, catatan, atau dokumen lainnya; atau
g) tidak menyetorkan pajak yang telah dipotong atau dipungut, sehingga dapat menimbulkan kerugian pada pendapatan negara,
2 Melakukan lagi tindak pidana perpajakan sebelum lewat waktu 1 tahun, terhitung sejak selesainya pidana penjara Pidana dilipatkan menjadi dua kali Pasal 39 ayat (2) Undang-Undang Nomor 28 TAHUN 2007
3 Setiap orang yang melakukan percobaan untuk melakukan tindak pidana menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak Nomor Pokok Wajib Pajak atau Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak atau menyampaikan Surat Pemberitahuan dan atau keterangan yang isinya tidak benar atau tidak dalam rangka mengajukan permohonan restitusi atau melakukan kompensasi pajak, dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling tinggi 4 (empat) kali jumlah restitusi yang dimohon dan atau kompensasi yang dilakukan oleh Wajib Pajak Pasal 39 ayat (3) Undang-Undang Nomor 28 TAHUN 2007
4 Pejabat yang dengan sengaja tidak memenuhi kewajibannya atau seseorang yang menyebabkan tidak dipenuhinya kewajiban pejabat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 34 , dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp10. 000.000, 00 (sepuluh juta rupiah ) Pasal 41 ayat (2) Undang-Undang Nomor 28 TAHUN 2007
5 Setiap orang yang menurut Pasal 35 Undang-undang ini wajib memberi keterangan atau bukti yang diminta tetapi dengan sengaja tidak memberi keterangan atau bukti, atau memberi keterangan atau bukti yang tidak benar, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp 10.000.000, 00 (sepuluh juta rupiah) Pasal 41A Undang-Undang Nomor 28 TAHUN 2007
6 Setiap orang yang dengan sengaja menghalangi atau mempersulit penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah). Pasal 41B Undang-Undang Nomor 28 TAHUN 2007
7 wakil, kuasa, atau pegawai dari Wajib Pajak, yang menyuruh melakukan, yang turut serta melakukan, yang menganjurkan, atau yang membantu melakukan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud Pasal 39 Pidana penjara selama-lamanya enam tahun dan denda ssetinggi-tingginya empat kali pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar Pasal 43 ayat (1) Undang-Undang Nomor 28 TAHUN 2007
8 yang menyuruh melakukan, yang turut serta melakukan, yang menganjurkan, atau yang membantu melakukan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud Pasal 41A Pidana penjara selama-lamanya 1 tahun dan denda setinggi-tingginya Rp 5.000.000 Pasal 43 ayat (2) Undang-Undang Nomor 28 TAHUN 2007
9 yang menyeluruh melakukan, yang turut serta melakukan, yang menganjurkan, atau yang membantu melakukan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud Pasal 41B Pidana penjara selama-lamanya 3 tahun dan denda setinggi-tingginya Rp 10.000.000 Pasal 43 ayat (2) Undang-Undang Nomor 28 TAHUN 2007
© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 6886 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :