Sabtu, 19 April 2014  

Belajar Perpajakan

Penentuan Tempat Tinggal Orang Pribadi dan Tempat Kedudukan Badan

A A A 


  1. Penentuan Tempat Tinggal Orang Pribadi dan Tempat Kedudukan Badan (KEP - 701/PJ./2001)

Tempat tinggal orang pribadi atau tempat kedudukan badan ditetapkan oleh Dirjen Pajak menurut keadaan yang sebenarnya.

  1. Tempat Tinggal Orang Pribadi
    a.

Rumah tetap orang pribadi berada, yaitu rumah tempat orang pribadi beserta keluarganya bertempat tinggal sebagaimana tercantum dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP);

    b.

Rumah tetap orang pribadi tempat pusat kepentingan pribadi dan ekonomi dilakukan, dalam hal orang pribadi mempunyai rumah tetap sebagaimana dimaksud dalam huruf a di 2 (dua) tempat atau lebih wilayah kerja Kantor Pelayanan Pajak;

    c.

Tempat orang pribadi lebih lama tinggal, dalam hal rumah tetap tempat pusat kepentingan pribadi dan ekonomi dilakukan sebagaimana dimaksud dalam huruf b tidak dapat ditentukan;

    d.

Tempat tinggal menurut keadaan sebenarnya yang ditentukan oieh Direktur Jenderal Pajak, dalam hal keadaan sebagaimana dimaksud dalam huruf c tidak dapat ditentukan.

     

Apabila tempat tinggal orang pribadi berada dalam 2 (dua) atau lebih wilayah kerja KPP, tetapi masih dalam 1 (satu) wilayah kerja Kanwil Dirjen Pajak, maka penentuan tempat tinggal dilaksanakan oleh Kepala Kanwil Dirjen Pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat WP bertempat tinggal atas nama Dirjen Pajak.

     

Apabila tempat tinggal orang pribadi berada dalam 2 (dua) atau lebih wilayah kerja Kanwil Dirjen Pajak, maka penentuan tempat tinggal dilaksanakan oleh Dirjen PPh atas nama Dirjen Pajak.

  2. Tempat Kedudukan Badan
    a.

Tempat kantor pimpinan perusahaan dan pusat administrasi dan keuangan berada sebagaimana tercantum dalam Akta Notaris Pendirian Perusahaan;

    b.

Tempat kantor pimpinan perusahaan berada, dalam hal tempat kantor pimpinan perusahaan terpisah dari tempat pusat administrasi dan keuangan perusahaan;

    c.

Tempat kedudukan menurut keadaan sebenarnya yang ditentukan oleh Direktur Jenderal Pajak, dalam hal keadaan sebagaimana dimaksud dalam huruf b berada di beberapa tempat.

      Apabila tempat kedudukan badan berada dalam 2 (dua) atau lebih wilayah kerja KPP, tetapi masih dalam 1 (satu) wilayah kerja Kanwil Dirjen Pajak, maka penentuan tempat kedudukan dilaksanakan oleh Kepala Kanwil Dirjen Pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat WP berkedudukan atas nama Dirjen Pajak.
      Apabila tempat kedudukan badan berada dalam 2 (dua) atau lebih wilayah kerja Kanwil Dirjen Pajak, maka penentuan tempat kedudukan dilaksanakan oleh Dirjen PPh atas nama Dirjen Pajak.

 

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 3432 kali ›

Peraturan Terkait


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :