Senin, 22 September 2014  

Belajar Perpajakan

Obyek Pemotongan PPh Pasal 23

A A A 

Obyek Pemotongan PPh Pasal 23 :

  1. Dikenakan PPh Pasal 23 sebesar 15% dari jumlah bruto (tidak final) :

    -

    Dividen (Pasal 4 ayat 1 huruf g Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2000)

    -

    Bunga (Pasal 4 ayat 1 huruf f Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2000)

    -

    Royalti

    -

    Hadiah dan penghargaan selain yang telah dikenakan PPh Pasal 21

    dengan nama dan dalam bentuk apapun yang diterima atau diperoleh wajib pajak dalam negeri atau Bentuk Usaha Tetap.

  2. Dikenakan PPh Pasal 23 sebesar 15% dari jumlah bruto dan bersifat final ;

    -

    atas bunga simpanan yang dibayarkan oleh Koperasi kepada anggotanya.

  3. Dikenakan PPh Pasal 23 sebesar 15% dari perkiraan penghasilan neto (tidak final) :

    -

    Sewa dan penghasilan lain sehubungan dengan penggunaan harta (tidak termasuk sewa tanah dan/atau bangunan, karena telah dikenakan PPh Final berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 29 TAHUN 1996 )

    -

    Imbalan sehubungan dengan  jasa teknik, jasa manajemen, jasa kostruksi, jasa konsultan, dan jasa lain (KEP - 170/PJ./2002), selain jasa yang telah dipotong PPh Pasal 21

    Untuk Jasa konstruksi yang dilakukan oleh Wajib Pajak yang memenuhi kualifikasi sebagai usaha kecil berdasarkan sertifikat yang dikeluarkan oleh Lembaga yang berwenang, serta yang mempunyai nilai pengadaan sampai dengan Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dikenakan PPh Final (Peraturan Pemerintah Nomor 140 TAHUN 2000)

 

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 13193 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :