Rabu, 17 September 2014  

Belajar Perpajakan

Dasar Pengenaan PPh Pasal 23

A A A 

 

Dasar Pengenaan PPh Pasal 23

Dasar Pengenaan Pajak yang digunakan dalam penghitungan PPh Pasal 23 ada 2 macam, yaitu :

  1. Jumlah penghasilan bruto
    Penghasilan yang diterima Wajib Pajak dalam menjalankan kegiatannya tanpa ada pengurangan biaya-biaya.

  2. Perkiraan penghasilan neto
    Persentase tertentu yang besarnya telah tercantum di dalam peraturan perpajakan. PPh Pasal 23 yang dihitung berdasarkan perkiraan penghasilan neto diperoleh melalui perkalian antara persentase tertentu dengan penghasilan bruto.

    Contoh :
    Besarnya perkiraan penghasilan neto untuk penghasilan sehubungan dengan jasa komputer ditetapkan sebesar 40% dari penghasilan bruto. Apabila penghasilan bruto sebesar Rp 350.000,- maka PPh Pasal 23 terhutang adalah Rp 21.000,- (Rp 350.000,- x 40% x 15%).

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 15409 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :