Sabtu, 30 Agustus 2014  

Belajar Perpajakan

Transaksi SWAP

A A A 

Transaksi SWAP

-

SWAP adalah transaksi pertukaran dua valas melalui pembelian tunai dengan penjualan kembali secara berjangka, atau penjualan tunai dengan pembelian kembali secara berjangka. Tujuannya adalah untuk mendapatkan kepastian kurs (kurs bersifat tetap selama kontrak), sehingga dapat menghindari keugian selisih kurs.

-

Menurut ketentuan fiskal, SWAP menghasilkan keuntungan/kerugian bagi wajib pajak pada saat terjadinya realisasi pembayaran (jatuh tempo).

-

Contoh :

-

Pada tanggal 1 Feb 1999, PT Zaki menerima pinjaman dari luar negeri sebesar USD 10,000, dengan jangka waktu 1 tahun, bunga 9 % per tahun. Spot rate USD 1 adalah Rp 8.000,00.

-

Selanjutnya, PT Zaki membuka kontrak SWAP dengan bank devisa jangka waktu 12 bulan dengan premi 10% atau sebesar = (Rp 8.000,00 x 360 x 10)/(360 x 100) = Rp 800,00.

-

Apabila pada tanggal 1 Feb 2000 terjadi realisasi, maka keugian selisih kurs yang terjadi adalah :

Penjualan devisa tanggal 1 Feb 1999 = 10,000 x Rp 8.000

= Rp 80.000.000,00

Pembelian devisa tanggal 1 Feb 2000 = 10,000 x Rp 8.800

= Rp 88.000.000,00

 

_____________________

Kerugian selisih kurs

= Rp 8.000.000,00

 

_____________________

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 6711 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :