Jumat, 31 Oktober 2014  

Belajar Perpajakan

BKP yang Dibeli Musnah/Rusak Karena Bencana Alam atau Kondisi Force Majeure

A A A 

BKP yang Dibeli Musnah/Rusak Karena Bencana Alam atau Kondisi Force Majeure ( PP Nomor 143 Tahun 2000 Jo PP Nomor 24 Tahun 2002 )

  - Force majeure adalah suatu keadaan yang terjadi di luar kekuasaan manusia seperti banjir, kebakaran, petir, gempa bumi, wabah, perang, perang saudara, huru-hara, pemogokan, pembatasan oleh penguasa dari suatu pemerintahan, pambatasan perdagangan oleh suatu undang-undang atau peraturan pemerintah, atau dikarenakan suatu keadaan atau kejadian alamiah yang tidak dapat diduga sebelumnya (SE - 24/PJ.43/2000).

 

-

Untuk membuktikan bahwa Wajib Pajak mengalami force majeure harus mendapatkan rekomendasi (pengesahan) dari aparat yang berwenang setempat misalnya Camat atau Kepolisian setempat (SE - 24/PJ.43/2000).

 

-

Tidak mengakibatkan penyesuaian (koreksi) atas Pajak Masukan yang telah dikreditkan atau dibebankan sebagai biaya oleh pembeli.

 

-

Dengan demikian, Pajak Masukan atas barang yang musnah aatau rusak tersebut tetap dapat dikreditkan.

Misalnya ;
Pajak Masukan atas BKP yang rusak/musnah dalam peristiwa kerusuhan bulan Mei 1998.

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 4219 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :