Kamis, 21 Agustus 2014  

Belajar Perpajakan

Contoh Pengisian SPT PPN untuk Pengusaha Pabrik Penghasil Tembakau.

A A A 

Contoh Pengisian SPT PPN untuk Pengusaha Pabrik Penghasil Tembakau.

Dasar hukum KEP - 103/PJ./2002

Contoh Pengisian SPT PPN untuk Pengusaha Pabrik Penghasil Tembakau
Pengusaha Pabrik Penghasil Tembakau dalam negeri "A" dalam masa pajak April 2002 melakukan kegiatan sebagai berikut :

  • Tanggal 27 April 2002 menebus pita cukai pada DJBC dengan nilai penyerahan (total HJE) Rp 12 Milyar, sehingga nilai PPN yang terutang sebesar Rp 1,008 Milyar (8.4% X Rp 12 M)

  • Kompensasi kelebihan PPN SPM Masa Maret 2002 sebesar Rp 100 Juta.

  • Setoran tunai pada saat pemebusan pita cukai Rp 908 Juta

  • Pajak Masukan Dalam Negeri yang dapat dikreditkan Masa April 2002 Rp 450 Juta

  • Pajak Masukan Impor yang dapat dikreditkan Masa April 2002 Rp 150 Juta

  • Penjualan hasil prodiksi rokok Rp 9,5 Milyar.

  • Tidak ada pita cukai yang dikembalikan

Penghitungan PPN Masa April 2002 :

Pajak Keluaran

Rp 1.008.000.000

Kompensasi dari masa sebelumnya

Rp    100.000.000

PPN yang disetor dimuka dalam Masa April 2002 yang dibayar bersamaan dengan penebusan pita cukai

Rp    908.000.000

Pajak Keluaran yang terutang

Rp                   0

Pajak Masukan Dalam Negeri

Rp    450.000.000

 

Pajak Masukan Impor

Rp    150.000.000

 

Total Pajak Masukan yang dapat dikreditkan

Rp    600.000.000

PPN lebih bayar

Rp    600.000.000

Diperhitungkan dalam penebusan pita cukai pada masa April 2002

Rp                   0

Dikompensasikan ke Masa Pajak Mei 2002

Rp    600.000.000

Pengisian SPT Masa PPN Masa April 2002 sebagai berikut :

Kode B.1.3.5

Penyerhan dengan tarif efektif

Rp 12.000.000.000

Kode C.1.2

Pajak Keluaran

Rp   1.008.000.000

Kode C.4.2

Pajak yang disetor dimuka dalam masa pajak yang sama

Rp      908.000.000

Kode C.5

Pajak Keluaran yang harus dipungut sendiri

Rp      100.000.000

Kode D.1.1

Pajak Masukan Impor

Rp      150.000.000

Kode D.1.2

Pajak Masukan Dalam Negeri

Rp      450.000.000

Kode D.3

Kompensasi kelebihan PPN bulan lalu

Rp      100.000.000

Kode D.5

Jumlah pajak yang dapat diperhitungkan

Rp      700.000.000

Kode E.2

Pajak yang lebih bayar

Rp      600.000.000

Catatan :
Penjualan rokok sebesar Rp 9.5 M tidak diperhatikan, karena B.1.3.5 diisi sesuai dengan penyerahan yang dihitung berdasarkan nilai PPN atas penebusan pita cukai, yaitu sebesar Rp 12 M.
PPN yang disetor dimuka bersamaan denga penebusan pita cukai dihitung dari :
= Pajak Keluaran - Kompensasi bulan sebelumnya.
= ( Rp 1.008 Juta - Rp 100 Juta = Rp 908 Juta )
Kelebihan PPN masa April 2002 sebesar Rp 600 Juta dapat diperhitugkan dengan PPN yang harus disetor pada saat penebusan pita cukai masa Mei 2002 atau masa pajak berikutnya.

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 6459 kali ›

Peraturan Terkait


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :