Minggu, 21 Desember 2014  

Belajar Perpajakan

Koreksi Peredaran Usaha Dagang Eceran

A A A 

Putusan Pengadilan Pajak Nomor : Put.00356/BPSP/M.V/14/1999

Jenis Pajak

:

Pajak Penghasilan Orang Pribadi

Tahun Pajak

:

1994

Pokok Sengketa

:

1.

Koreksi Peredaran Usaha Dagang Eceran Sebesar Rp25.175.000,00.

2.

Koreksi peredaran usaha yang tidak dilaporkan yaitu usaha jasa angkutan sebesar Rp24.960.000,00 dan usaha penggilingan padi dengan peredaran usaha sebesar Rp600.000,00.

1.

Koreksi Peredaran Usaha Dagang Eceran Sebesar Rp25.175.000,00.

Menurut Terbanding

:

Perhitungan kembali peredaran usaha dagang eceran menjadi Rp39.000.000,00 berdasarkan Surat Pemberitahuan Pajak Penghasilan tahun 1991, karena Pemohon tidak memberikan alasan atau menunjukkan data pendukung berupa buku catatan harian dan data pendukung lainnya tentang menurunnya omset tahun 1992 sampai dengan tahun 1994.

Koreksi dilakukan karena Pemohon tidak memberikan alasan atau menunjukkan data pendukung berupa buku catatan harian dan data pendukung tentang menurunnya omset untuk tahun 1994, sehingga peredaran usaha dagang eceran untuk tahun 1994 disesuaikan dengan peredaran usaha eceran tahun 1991.

Menurut Pemohon

:

Pemohon dalam Surat Bandingnya memohon untuk dapat dihapuskan hutang pajaknya. Dan peredaran usaha dagang eceran menurut lampiran Surat Pemberitahuan pajak penghasilan tahun pajak 1994 adalah sebesar Rp13.825.000,00.

Berdasarkan Surat Pemberitahuan Pajak Penghasilan tahun 1994, peredaran usaha dagang eceran menurut Pemohon adalah sebesar Rp13.825.000,00, sedangkan menurut Terbanding peredaran usaha dagang eceran adalah sebesar Rp39.000.000,00 sehingga terdapat koreksi sebesar Rp25.175.000,00.

Pendapat Majelis

:

Berdasarkan keterangan tersebut diatas, oleh karena Terbanding didalam menghitung peredaran usaha dagang eceran tahun 1994 berdasarkan Surat Pemberitahuan Pajak Penghasilan Tahun Pajak 1991 sebesar Rp39.000.000,00, Majelis berkesimpulan bahwa koreksi peredaran usaha dagang eceran sebesar Rp25.175.000,00 dilakukan hanya berdasarkan taksiran, oleh karenanya tersebut tidak dapat dipertahankan.

2.

Koreksi peredaran usaha yang tidak dilaporkan yaitu usaha jasa angkutan sebesar Rp24.960.000,00 dan usaha penggilingan padi dengan peredaran usaha sebesar Rp600.000,00

Menurut Terbanding

:

Terbanding menyatakan ada objek pajak yang belum dilaporkan oleh Pemohon yaitu usaha angkutan (truck) dan mesin penggilingan padi.

Untuk menghitung peredaran usaha tahun 1994 dari angkutan (truck), Terbanding menggunakan dasar Surat Pemberitahuan Pajak Penghasilan tahun 1990 yaitu sebesar Rp24.960.000,00, sedangkan untuk menghitung peredaran usaha mesin penggilingan padi, Terbanding hanya menggunakan asumsi yaitu sebesar Rp600.000,00.

Pemohon dalam Surat Banding menyatakan angkutan (truck) dan mesin penggilingan padi telah Pemohon jual pada tahun 1992, sehingga Pemohon hanya melaporkan penghasilan usaha dagang eceran sebesar Rp13.825.000,00.

Terbanding didalam menghitung peredaran usaha angkutan (truck) tahun 1994 sebesar Rp24.960.000,00 berdasarkan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan tahun 1990, sedangkan menghitung peredaran usaha mesin penggilingan padi berdasarkan asumsi sebesar Rp600.000,00.

Menurut Pemohon

:

Pemohon dalam SPT Tahunan Pajak Penghasilan tahun 1994 melaporkan peredaran usaha dagang sebesar Rp13.825.000,00.

Pemohon memang pada awalnya melakukan usaha angkutan (truck) dan mesin penggilingan padi, namun angkutan (truck) telah dijual pada tanggal 3 Juni 1992 dan mesin penggilingan padi sudah Pemohon jual pada tanggal 15 Agustus 1992.

Di dalam berkas banding terdapat Surat Keterangan Nomor : EK.019.6/358/XI/1998 tanggal 14 Nopember 1992 dari Pemerintahan Kabupaten Daerah Tingkat II Mangarai yang menyatakan bahwa mesin penggilingan padi Pemohon telah dijual tahun 1992, beserta fotocopy kwitansi penjualan angkutan (truck) dan mesin penggilingan padi yang telah Pemohon jual.

Pendapat Majelis

:

Berdasarkan keterangan tersebut diatas, Majelis berkesimpulan koreksi peredaran usaha angkutan (truck) sebesar Rp24.960.000,00 dan koreksi peredaran usaha mesin penggilingan padi sebesar Rp600.000,00 tahun 1994 dilakukan tidak berdasarkan data yang sebenarnya, melainkan hanya berdasarkan taksiran belaka.

 

Oleh karena itu, koreksi peredaran usaha angkutan (truck) sebesar Rp24.960.000,00 dan koreksi peredaran usaha mesin penggilingan padi sebesar Rp600.000,00 tidak dapat dipertahankan.

 

 

 

 

 

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 3415 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :