Jumat, 25 Juli 2014  

Peraturan Perpajakan

  • 55

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 55/PMK.03/2009

Ditetapkan tanggal 27 Maret 2009

BENTUK, UKURAN, DAN WARNA BENDA METERAI
Arsip Cari Peraturan Perpajakan Topik: Bea Meterai » Peraturan Menteri Keuangan » 2009

PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 55/PMK.03/2009
BENTUK, UKURAN, DAN WARNA BENDA METERAI
			MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang:

1.	bahwa dalam rangka meningkatkan pengawasan dan pengamanan terhadap benda
	meterai sebagai upaya untuk menghindari atau mencegah tindakan pemalsuan benda
	meterai,serta untuk memudahkan pengenalan masyarakat awam terhadap ciri-ciri
	benda meterai yang asli, perlu dilakukan perubahan terhadap bentuk, ukuran, warna,
	dan disain benda meterai berupa Meterai Tempel sebagaimana ditetapkan
	berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15/PMK.03/2005 tentang Bentuk,
	Ukuran, Warna, dan Disain Meterai Tempel Tahun 2005 sebagaimana telah diubah
	dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 90/PMK.03/2005;

2.	bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 TAHUN 1985
	tentang Bea Meterai, Menteri Keuangan diberikan kewenangan untuk menetapkan
	bentuk, ukuran, dan warna meterai tempel dan kertas meterai;

3.	bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b,
	perlu menetapkan Peraturan Menteri Keuangan tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna
	Benda Meterai;

Mengingat:

1.	Undang-Undang Nomor 13 TAHUN 1985 tentang Bea Meterai (Lembaran Negara
	Republik Indonesia Tahun 1985 Nomor 69, Tambahan Lembaran Negara Republik
	Indonesia Nomor 3313);

2.	Peraturan Pemerintah Nomor 24 TAHUN 2000 tentang Perubahan Tarif Bea Meterai Dan
	Besarnya Batas Pengenaan Harga Nominal yang Dikenakan Bea Meterai (Lembaran
	Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara
	Republik Indonesia Nomor 3950);

3.	Keputusan Presiden Nomor 20/P Tahun 2005;

			MEMUTUSKAN:

Menetapkan:

			PERATURAN MENTERI KEUANGAN TENTANG BENTUK, UKURAN, DAN
			WARNA BENDA METERAI.

			Pasal 1

Bentuk, ukuran, dan warna benda meterai berupa Meterai Tempel Tahun 2009 dengan nilai
nominal Rp. 3.000,00 (tiga ribu rupiah) adalah sebagai berikut:

a.	Bentuk meterai tempel nominal Rp. 3.000,00 (tiga ribu rupiah) adalah segi empat
	dengan ukuran 32 mm x 24 mm;

b.	Cetakan dasar terdiri dari raster yang berupa teks "DITJEN PAJAK" dan gambar
	"Bintang" yang membentuk logo Departemen Keuangan-Ditjen Pajak yang berwarna
	kuning dan hijau;

c.	cetakan utama mempunyai sifat dapat diraba dengan warna merah, dan colour shifting
	merah-biru (red to blue) yang terdiri dari:

	1.	teks "METERAI", "TEMPEL","PAJAK MEMBANGUN BANGSA", dan "TGL" serta
		angka "20" berada di empat baris pojok kiri atas dengan warna merah;

	2.	Gambar Garuda lambang Negara Republik Indonesia di pojok kanan atas
		dengan warna merah;

	3.	Teks "TIGA RIBU RUPIAH", mikro teks "DITJEN PAJAK" dan Teks nominal "3000"
		berada di tiga baris pojok kiri bawah dengan warna merah; dan

	4.	Teks DJP berbentuk diapositif dalam blok warna (colour shifting merah-biru);

d.	Cetakan nomor memiliki 17 (tujuh belas) digit nomor seri berwarna hitam;

e.	Jenis kertas terdiri dari:

	1.	Kertas sekuriti UV dull, warna putih, berlapis pada satu sisi (one sided coated)

	2.	Berat dasar kertas sekitar 84 g/m2;

	3.	Memiliki serat-serat tampak (visible fibres) warna biru; dan

	4.	Pada bagian belakang kertas mengandung perekat yang berwarna
		kehijau-hijauan;

f.	terdapat lubang perforasi berbentuk oval di sisi kiri dan kanan (diantara perforasi
	bentuk bulat) dan perforasi berbentuk bintang di kanan cetakan yang dapat diketahui
	dengan menerawang cetakan;

g.	Meterai dicetak dengan menggunakan cetakan offsett, intaglio dan digital printing; dan

h.	Sekuriti terdiri dari:

	1.	Tinta cetakan dasar yang berwarna kuning akan berpendar di bawah sinar UV;

	2.	Teks DJP di dalam blok akan memiliki perubahan warna dari merah ke biru bila
		digerak-gerakkan (colour shifting) dan tinta taggant yang akan berbunyi bila
		diperiksa dengan alat khusus; dan

	3.	Cetakan utama memiliki sifat dapat diraba (tactile effect) karena dicetak
		intaglio.

			Pasal 2

Bentuk, ukuran, dan warna benda meterai berupa Meterai Tempel Tahun 2009 dengan nilai
nominal Rp. 6.000,00 (enam ribu rupiah) adalah sebagai berikut:

a.	Bentuk meterai tempel nominal Rp. 6.000,00 (enam ribu rupiah) adalah segi empat
	dengan ukuran 32 mm x 24 mm;

b.	Cetakan dasar terdiri dari raster yang berupa teks "DITJEN PAJAK" dan gambar
	"Bintang" yang membentuk logo Departemen Keuangan-Ditjen Pajak yang berwarna
	biru dan hijau;

c.	Cetakan utama mempunyai sifat dapat diraba dengan warna merah violet (ungu), dan
	colour shifting merah muda hijau (pink to green) yang terdiri dari:

	1.	Teks "METERAI", "TEMPEL","PAJAK MEMBANGUN BANGSA", dan "TGL" serta
		angka "20" berada di empat baris pojok kiri atas dengan warna violet (ungu);

	2.	Gambar Garuda lambang Negara Republik Indonesia di pojok kanan atas
		dengan warna violet (ungu);

	3.	Teks "ENAM RIBU RUPIAH", mikro teks "DITJEN PAJAK" dan Teks nominal "6000"
		berada di tiga baris pojok kiri bawah dengan warna violet (ungu); dan

	4.	Teks DJP berbentuk diapositif dalam blok warna (colour shifting merah
		muda-hijau);

d.	Cetakan nomor memiliki 17 (tujuh belas) digit nomor seri berwarna hitam;

e.	Jenis kertas terdiri dari:

	1.	Kertas sekuriti UV dull, warna putih, berlapis pada satu sisi (one sided coated)

	2.	Berat dasar kertas sekitar 84 g/m2;

	3.	Memiliki serat-serat tampak (visible fibres) warna biru; dan

	4.	Pada bagian belakang kertas mengandung perekat yang berwarna
		kehijau-hijauan;

f.	terdapat lubang perforasi berbentuk oval di sisi kiri dan kanan (diantara perforasi
	bentuk bulat) dan perforasi berbentuk bintang di kanan cetakan yang dapat diketahui
	dengan menerawang cetakan;

g.	Meterai dicetak dengan menggunakan cetakan offsett, intaglio dan digital printing; dan

h.	Sekuriti terdiri dari:

	1.	Tinta cetakan dasar yang berwarna biru akan berpendar di bawah sinar UV;

	2.	Teks DJP di dalam blok akan memiliki perubahan warna dari merah muda ke
		hijau bila digerak-gerakkan (colour shifting) dan tinta taggant yang akan
		berbunyi bila diperiksa dengan alat khusus; dan

	3.	Cetakan utama memiliki sifat dapat diraba (tactile effect) karena dicetak
		intaglio.

			Pasal 3

Dengan berlakunya Peraturan Menteri Keuangan ini:

a.	Kertas meterai yang telah dicetak dengan menggunakan desain berdasarkan
	Keputusan Menteri Keuangan Nomor 323/KMK.03/2002 tentang Bentuk, Ukuran, dan
	Warna Benda Meterai Desain Tahun 2002; dan

b.	Meterai tempel yang telah dicetak dengan menggunakan desain berdasarkan
	Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15/PMK.03/2005 tentang Bentuk, Ukuran, Warna,
	dan Desain Meterai Tempel Tahun 2005 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
	Menteri Keuangan Nomor 90/PMK.03/2005;

	masih dapat dipergunakan sampai dengan tanggal 31 Maret 2010.

			Pasal 4

Pada saat Peraturan Menteri Keuangan ini mulai berlaku:

a.	Keputusan Menteri Keuangan Nomor 323/KMK.03/2002 tentang Bentuk, Ukuran, dan
	Warna Benda Meterai Desain Tahun 2002; dan

b.	Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15/PMK.03/2005 tentang Bentuk, Ukuran, Warna,
	dan Desain Meterai Tempel Tahun 2005 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
	Menteri Keuangan Nomor 90/PMK.03/2005;

	dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

			Pasal 5

Peraturan Menteri Keuangan ini mulai berlaku pada tanggal 1 Juli 2009.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengumuman Peraturan Menteri Keuangan
ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.



Ditetapkan di	:	Jakarta
Pada tanggal	:	27 Maret 2009

Menteri Keuangan,
ttd,

Sri Mulyani Indrawati

Peraturan Terkait

Komentar


Kami menerima pertanyaan, komentar tentang Peraturan ini
PajakOnline.com menerima pertanyaan, komentar anda,
kritik, dan pemberitahuan apabila terdapat perubahan status peraturan (direvisi/dicabut)

Jika diperlukan proses edit, maka akan dilakukan oleh redaksi tanpa mengubah arti/tujuan komentar yang bersangkutan.
Kami akan segera mengupdate artikel sesuai dengan peraturan terbaru yang telah berlaku.

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 408 kali - Dicetak 0 kali ›