PajakOnline.com—Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mengatakan sektor otomotif dan sektor properti mengalami peningkatan penjualan lantaran kebijakan pemberian insentif atau diskon pajak.
Untuk sektor otomotif, berkat diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), penjualannya meningkat 143 persen di bulan Maret 2021.
"Kemudian PPN ditanggung pemerintah ini mengakibatkan kenaikan penjualan properti di bulan Maret," kata Menko Airlangga dalam keterangan pers yang kami kutip hari ini, Senin (12/4/2021).
Kenaikan penjualan properti dibagi menjadi properti untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang naik 10 persen, penjualan rumah untuk masyarakat menengah yang naik 20 persen dan penjualan rumah untuk masyarakat menengah atas yang naik 10 persen.
Menko Airlangga menyebutkan, adanya diskon pajak sektor otomotif dan sektor properti membuat dunia usaha dapat bangkit. Oleh karena itu, perusahaan di sektor ini dan seluruh sektor bisnis pada umumnya diingatkan untuk membayar THR karyawannya menjelang Lebaran mendatang.
"Ini disampaikan, sudah waktunya pihak swasta memberikan THR karena berbagai kegiatan stimulus sudah diberikan," katanya.
Sebelumnya dalam pemberitaan media ini, pemerintah telah memperluas pemberian insentif atau diskon pajak pada kendaraan roda empat (KBM-R4) produksi dalam negeri, mulai 1 April 2021. Pemerintah memperluas kebijakan diskon pajak Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP) hingga kendaraan dengan kapasitas mesin 2.500 cc. Awalnya dalam catatan kami, diskon pajak tersebut hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda empat dengan kapasitas mesin sampai dengan 1.500 cc.
”Melalui perluasan tersebut, kini ada 29 tipe mobil yang bisa memanfaatkan diskon PPnBM dari awalnya hanya 21 tipe,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita.
Adapun varian kendaraan tersebut diproduksi enam perusahaan industri otomotif di Indonesia yakni PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, PT Astra Daihatsu Motor, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia, PT Honda Prospect Motor, PT Suzuki Motor Indonesia, dan PT SGMW Motor Indonesia.
