PajakOnline.com—Pemerintah mensyaratkan komitmen realisasi rencana investasi paling lambat 1 tahun bagi penerima insentif tax holiday.
“Berkomitmen untuk mulai merealisasikan rencana penanaman modal paling lambat 1 tahun setelah diterbitkannya keputusan pengurangan pajak penghasilan badan,” demikian salah satu kriteria wajib pajak badan yang dapat memperoleh fasilitas tax holiday, sesuai Pasal 3 ayat (1) f Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 130 Tahun 2020.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengganti beberapa ketentuan mengenai insentif pembebasan atau pengurangan pajak penghasilan (PPh) badan dalam jangka waktu tertentu bagi perusahaan melakukan penanaman modal baru dalam PMK tersebut.
Selain syarat komitmen realisasi investasi, ada 5 kriteria lain yang harus dipenuhi wajib pajak badan atau perusahaan.
Pertama, merupakan industri pionir.
Kedua, berstatus sebagai badan hukum Indonesia.
Ketiga, melakukan penanaman modal baru.
Atas penanaman modal baru itu belum pernah diterbitkan keputusan pemberian atau pemberitahuan penolakan tax holiday, keputusan pemberian tax allowance, pemberitahuan pemberian investment allowance, dan keputusan pemberian fasilitas PPh pada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
