PajakOnline.com—Sebagai YouTuber terkenal Deddy Corbuzier dinilai memiliki penghasilan cukup besar. Deddy menunjukkan kartu pajaknya. Dan mengaku membayar pajak sebesar Rp3,4 miliar.
"Kalau ngomong-ngomong pajak, gak rela bayar pajak," kata Deddy dalam cuplikan awal video Podcast yang diunggah pada Kamis (24/9/2020). Dalam podcast ini Deddy Corbuzier mewawancarai Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Suryo Utomo.
Dengan lugas Suryo menjawab rentetan pertanyaan Deddy, obrolan berlangsung menarik mulai dari pajak sebagai kewajiban dan kontribusi warga negara, insentif perpajakan di tengah pandemi Covid-19, pemeriksaan wajib pajak, hingga pemajakan untuk content platform digital.
Menurut Suryo, pajak tidak bisa dihindari karena memiliki dasar dan diatur oleh undang-undang. Masyarakat wajib berkontribusi untuk negara dengan cara membayar pajak. Uang pajak untuk pemerataan pembangunan dan lain-lain.
Di masa pandemi dan resesi ini Pemerintah berupaya luar biasa untuk pemulihan ekonomi nasional. Segala jurus sudah dikeluarkan, termasuk kebijakan memberikan insentif pajak kepada wajib pajak di tengah pandemi Covid-19.

Pemerintah telah memberikan insentif pajak, di antaranya pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 untuk karyawan yang ditanggung Pemerintah atau DTP sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 86 Tahun 2020.
Baca Juga: Peraturan Menteri Keuangan Nomor 86/PMK.03/2020
Suryo mengharapkan insentif pajak dapat menggerakkan perekonomian, ekonomi agar bergerak cepat pulihnya. "Wajib pajak yang belum mendapatkan insentif pajak, segera manfaatkan. Agar uang dapat dibelanjakan," kata Suryo.
