Jakarta, PajakOnline — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan realisasi penerimaan pajak secara netto mencapai Rp394,8 triliun hingga akhir Maret 2026 atau tumbuh 20,7% secara tahunan atau year on year (yoy). Periode yang sama tahun lalu capaian penerimaan pajak sebesar Rp327 triliun.
Adapun realisasi penerimaan pajak secara bruto hingga Maret 2026 mencapai Rp518,2 triliun, naik 9,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp471,4 triliun.
Purbaya menyebutkan penerimaan pajak masih berpotensi tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan saat ini. “Ke depan akan saya dorong pertumbuhannya lebih cepat lagi. Pajak terus mengalami perbaikan, Coretax diperbaiki terus. Pajak akan bekerja lebih baik lagi,” kata Purbaya dalam Konferensi Pers, APBN Kita, Selasa (5/5/2026).
Berdasarkan data Kementerian Keuangan, kontributor utama pertumbuhan tersebut berasal dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang tercatat Rp155,6 triliun atau melonjak hingga 57,7%. Kenaikan ini dinilai sejalan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
