PajakOnline | Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) menyatakan melakukan monitoring dan pengawasan terhadap e-commerce atau bisnis belanja online agar barang-barang impor termasuk dari China tidak membanjiri Indonesia di tengah perang tarif dan tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump. Langkah ini dilakukan agar produk dalam negeri bisa memiliki daya saing dengan produk impor China.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan pihaknya sudah mengantisipasi banjir impor barang China, salah satunya melalui pemantauan ketat (monitoring) pada setiap perusahaan e-commerce.
“Salah satunya adalah melakukan monitoring e-commerce kita agar lebih mengedepankan marketing penjualan produk-produk lokal,” kata Maman dalam konferensi pers di Kantor Kementerian UMKM, Jakarta, Selasa (15/4/2025).
