PajakOnline.com—Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati melantik pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan pejabat pada Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN Periode 2021–2025.
Dalam keterangan pers Kemenkeu hari ini, Menkeu Sri Mulyani berharap para pejabat tersebut dapat segera beradaptasi dengan cepat, karena sudah lama bergabung di Kemenkeu. Kecepatan beradaptasi tersebut tidak terlepas dari kondisi Indonesia yang saat ini masih dilanda pandemi. Oleh karena itu, Menkeu juga mengingatkan bahwa kekuatan untuk pulih ini harus dilakukan secara bersama-sama, dan tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri.
“Kementerian Keuangan harus semuanya bersikap saling mendukung. Kita harus saling bersinergi karena tidak ada satupun fungsi Kementerian Keuangan yang bisa dijalankan secara eksklusif. Tidak ada satupun unit yang merasa lebih hebat dan lebih berjasa dibandingkan yang lain,” kata Menkeu Sri Mulyani saat memberikan arahan setelah pelantikan di Aula Gedung Djuanda I, Kemenkeu.
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih berperan sentral dalam mendorong pemulihan ekonomi, melindungi masyarakat, dan menangani pandemi. APBN berhasil menahan dampak pandemi dan mencegah kontraksi ekonomi yang lebih dalam di tahun 2020. Utamanya di tahun 2021, APBN terus bekerja keras untuk pemulihan ekonomi dan akan tetap ekspansif, namun secara hati-hati kita akan melakukan konsolidasi fiskal. Sebagai bendahara negara, semua sektor di Kemenkeu berperan sangat penting dalam pengelolaan keuangan negara tersebut.
