PajakOnline.com—Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM terus mendorong para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan koperasi untuk terlibat dalam industri nasional, di antaranya industri otomotif.
“Pemerintah berupaya mendorong UMKM agar terintegrasi dengan rantai pasok industri nasional bahkan global karena saat ini baru 4,2 persen UMKM kita yang terhubung dengan rantai pasok global. Kita ingin menambah dan mendorong UMKM yang masuk ke industri,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat berkunjung ke PT Rekadaya Multi Adiprima (RMA) di Cileungsi, Jawa Barat, pada Senin (12/4/2021).
Menkop UKM Teten mengunjungi PT RMA sebagai plasma dari koperasi dan para pelaku UMKM yang memproduksi komponen otomotif sebagai salah satu upaya untuk menghimpun dan mewadahi masukan dari para pelaku usaha termasuk UMKM di bidang otomotif.
Teten mengapresiasi PT RMA yang melibatkan koperasi dalam memproduksi komponen otomotif dan banyak menggunakan bahan baku lokal, serat, dan limbah.
Dalam rangka mendorong industri otomotif agar optimal menggunakan komponen dalam negeri, pemerintah berupaya meningkatkan peran koperasi dan UMKM dalam rantai pasok industri komponen otomotif. Terlebih ekosistem industri otomotif sangat besar market demand-nya yakni mencapai Rp400 triliun.
Pemerintah, kata Teten, saat ini ingin mengejar ketertinggalan untuk menambah rasio jumlah wirausaha di Indonesia yang sampai saat ini masih di bawah 4 persen.
