PajakOnline.com—Di dalam dunia bisnis dan akuntansi banyak istilah yang saling berkaitan. Aset dan modal tentu sudah sangat familiar di telinga Anda bukan? Namun, bagaimana dengan istilah biaya dan beban? Apakah Anda sudah mengetahuinya?
Aset yang berupa harta dan modal serta utang merupakan dasar dalam membuat laporan keuangan dalam ilmu akuntansi. Akan tetapi, dalam penerapannya terdapat biaya dan beban yang akan mengurangi pendapatan yang ada. Banyak orang yang mengira bahwa biaya dan beban merupakan hal yang sama sebab keduanya sama-sama digunakan pada akuntasi untuk membayar pengeluaran dari perusahaan.
Namun, terkait perbedaan di antara keduanya mungkin tidak semua orang mengetahui dan memahaminya. Untuk itu, pada artikel ini akan dibahas satu per satu mengenai kedua hal tersebut beserta perbedaannya yang perlu Anda ketahui.
Biaya merupakan bentuk pengorbanan untuk suatu manfaat tertentu seperti sewa dengan bayaran di muka. Sedangkan, beban merupakan penurunan nilai ekonomi berbentuk aktiva berkurang atau kas keluar seperti bunga pinjaman. Beban sering dianggap sebagai kewajiban yang mengakibatkan turunnya nilai ekuitas dan tidak sedikit orang yang menganggap bahwa beban merupakan kewajiban atau pengorbanan yang sudah terjadi sebelumnya.
Dari penjelasan tersebut tentu antara beban dan biaya memang sudah terjadi perbedaan. Namun, agar dapat memahami secara lebih mendalam, berikut perbedaan biaya dan beban yang perlu Anda ketahui:
1. Biaya merupakan sumber ekonomi yang memang harus dikeluarkan agar bisnis tetap berjalan dengan baik, sedangkan beban merupakan acuan penurunan nilai ekonomi berupa pengeluaran uang yang biasanya berupa penyusutan dari nilai aktiva.
2. Dalam membuat laporan keuangan, biaya biasanya digunakan dalam sebuah penyusunan neraca dan belum dianggap mampu memberikan manfaat berupa sebuah aktiva, sedangkan beban biasanya akan masuk dalam laporan keuangan laba rugi dimana telah terpakai dan tidak memberikan manfaat di masa depan.
3. Berdasarkan periode akuntansi, biaya memiliki lebih dari satu periode akuntansi sebab dianggap sebagai pengeluaran dari sebuah modal, sedangkan beban memiliki periode akuntansi kurang dari satu tahun. (Atania Salsabila)
































