PajakOnline.com—Pemulihan ekonomi global terus berlanjut, ditunjukkan melalui penguatan berbagai indikator. World Bank dan Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global di tengah sentimen positif vaksinasi dan pemulihan berbagai indikator ekonomi, masing-masing menjadi 5,8 persen (yoy) dan 5,6 persen (yoy) untuk tahun 2021, serta 4,4 persen (yoy) dan 4,3 persen (yoy) untuk tahun 2022.
Selain itu, perdagangan global dan manufaktur juga terus membaik, di mana Baltic Dry Index konsisten di level tinggi, begitu pula ekspansi PMI Manufaktur Global di bulan Mei yang mencapai level tertinggi sejak 2010.
Selanjutnya, harga minyak dan batu bara sebagai komoditas utama Indonesia mengalami peningkatan signifikan, sedangkan harga CPO menurun sejak Mei akibat penurunan permintaan dari India.
