PajakOnline.com—Sinergi dan koordinasi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) akan terus diperkuat dan akan menjadi kunci di dalam bersama-sama menjaga stabilitas sistem keuangan dan sekaligus juga mendorong dan mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional.
Langkah-langkah yang diambil dari sisi kebijakan dan koordinasi akan terus dilakukan agar semakin efektif terutama berkaitan dengan peranan dari masing-masing instrumen kebijakan baik itu fiskal, moneter, regulasi OJK dan dari sisi LPS dengan tujuan agar seluruh fungsi intermediasi dari sektor keuangan akan bisa mulai dipulihkan kembali seiring dengan pemulihan di sektor riil.
Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers: Hasil Rapat Berkala II KSSK Tahun 2021 bersama Gubernur Bank Indonesia, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan secara virtual, Senin (3/5/2021) kemarin.
“Kita akan menggunakan seluruh policy dan instrumen itu secara bersama-sama dan terkoordinasi serta sinergis sehingga arahnya makin mendorong efektivitas dari masing-masing instrumen dan memberikan dampak yang maksimal bagi pemulihan ekonomi nasional kita,” kata Menkeu Sri Mulyani.
KSSK akan terus melihat secara detail berbagai potensi dinamika yang terjadi dari dalam negeri. Dalam hal ini seluruh fungsi intermediary dari sektor keuangan dan instrumen yang digunakan untuk bisa mengakselerasi pemulihan ekonomi.
KSSK juga akan melihat perubahan dari sisi global ekonomi yang sangat dinamis, terutama dikaitkan dengan tren kebijakan dari ekonomi negara-negara besar yang memiliki potensi spillover ke seluruh dunia. Hal ini akan menjadi perhatian KSSK ke depan.
“Koordinasi yang kuat dan monitoring serta evaluasi yang makin detail akan dilakukan termasuk di dalam melaksanakan implementasi paket kebijakan terpadu dari KSSK yang telah diluncurkan pada bulan Februari yang lalu yang akan terus dievaluasi efektifitasnya,” ungkap Menkeu Sri Mulyani.
Hal tersebut ditujukan terutama untuk melihat percepatan pemulihan masing-masing sektor yang berbeda-beda dari sisi kecepatan maupun dari sisi dampak covid terhadap sektor tersebut. KSSK akan terus melihat berdasar data dan proyeksi untuk kemudian digunakan dalam merumuskan kebijakan bersama.
“Demikian yang bisa kami sampaikan untuk hasil rapat KSSK untuk periode kuartal pertama yang dilakukan pada akhir April yang lalu. Untuk selanjutnya KSSK akan menyelenggarakan rapat berkala pada bulan Juli tahun 2021 di dalam rangka terus melakukan evaluasi dan sinergi serta koordinasi di antara komponen stabilitas sistem keuangan ini dan mengawal terus pemulihan ekonomi secara berlanjut,” kata Menkeu Sri Mulyani.

































