TRENDING
RUU APBN 2027 Buka Ruang Audit Khusus Restitusi PajakNetflix dan Spotify Tak Otomatis Masuk Mekanisme Baru SPP-TDLNSPP-TDLN Resmi Beroperasi, Transaksi Digital Luar Negeri Masuk Era Baru Pemungutan PPNPemerintah Proyeksikan Tax Ratio 12,3% Tahun IniPemkot Cilegon Apresiasi Wajib PajakLayanan Pembayaran Pajak Buka 24 Jam Online di BanyuwangiPenerimaan Pajak Kanwil DJP Bali Capai Rp11,2 Triliun hingga Agustus 2026Kaltim Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan sampai 22 NovemberSKSP Masih Diajukan Manual di Pengadilan PajakPajak Transaksi Digital Luar Negeri Masuk Tahap Akhir, SPP TDLN Segera Go LivePajak Ekonomi Digital Tembus Rp57,23 TriliunDJP Perketat Restitusi, Sektor Berisiko Tinggi Jadi PerhatianRestitusi Pajak Turun 37 Persen, DJP Cairkan Rp191,82 TriliunPenerimaan Pajak Capai Rp1.409 Triliun hingga Agustus 2026, Tumbuh 24,1%Pajak Marketplace Mulai 1 November 2026, Seller Bersiap Dipungut PPh 22 Sebesar 0,5 PersenMenkeu Suahasil Tegaskan Restitusi yang Menjadi Hak Wajib Pajak Tetap DicairkanRUU APBN 2027 Buka Ruang Audit Khusus Restitusi PajakNetflix dan Spotify Tak Otomatis Masuk Mekanisme Baru SPP-TDLNSPP-TDLN Resmi Beroperasi, Transaksi Digital Luar Negeri Masuk Era Baru Pemungutan PPNPemerintah Proyeksikan Tax Ratio 12,3% Tahun IniPemkot Cilegon Apresiasi Wajib PajakLayanan Pembayaran Pajak Buka 24 Jam Online di BanyuwangiPenerimaan Pajak Kanwil DJP Bali Capai Rp11,2 Triliun hingga Agustus 2026Kaltim Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan sampai 22 NovemberSKSP Masih Diajukan Manual di Pengadilan PajakPajak Transaksi Digital Luar Negeri Masuk Tahap Akhir, SPP TDLN Segera Go LivePajak Ekonomi Digital Tembus Rp57,23 TriliunDJP Perketat Restitusi, Sektor Berisiko Tinggi Jadi PerhatianRestitusi Pajak Turun 37 Persen, DJP Cairkan Rp191,82 TriliunPenerimaan Pajak Capai Rp1.409 Triliun hingga Agustus 2026, Tumbuh 24,1%Pajak Marketplace Mulai 1 November 2026, Seller Bersiap Dipungut PPh 22 Sebesar 0,5 PersenMenkeu Suahasil Tegaskan Restitusi yang Menjadi Hak Wajib Pajak Tetap Dicairkan
PajakOnline
BerandaBerita Pajak
Kalkulator PajakHubungi KamiKebijakan Privasi
← Semua beritaBerita

Merry Riana: Kenapa Kita Harus Bayar Pajak?

Redaksi PajakOnline · 27 Mar 2025, 03.15 WIB · pajakonline.com

PajakOnline | Entrepreneur, investor, dan content creator yang juga saat ini menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Merry Riana, mengajak masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya pajak sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pembangunan negeri melalui video yang diunggah di media sosial pribadinya.

Sebagai figur publik yang aktif di dunia kewirausahaan dan edukasi, Merry kerap membagikan wawasan, motivasi, serta pesan inspiratif melalui berbagai platform digital.
Kini, ia turut serta dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kepatuhan pajak. Merry menegaskan bahwa pajak bukan sekadar kewajiban, tetapi juga tanggung jawab bersama yang berdampak langsung pada berbagai aspek.

Merry juga menjelaskan pentingnya pajak bagi negara. Pajak yang dibayarkan masyarakat berperan besar dalam keberlanjutan pembangunan, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga berbagai program sosial yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

“Nah, sebagai warga negara, saya, Merry Riana, turut mendukung peran pajak melalui sinergi dan kolaborasi untuk meningkatkan kesadaran perpajakan. Yuk, kawan pajak yang sudah punya NPWP, jangan lupa segera laksanakan kewajiban perpajakan masing-masing dengan melaporkan SPT Tahunan tahun 2024,” ujar Merry.

Di akhir video, Merry mengingatkan batas waktu pelaporan SPT Tahunan tahun 2024, yaitu 31 Maret 2025 untuk wajib pajak orang pribadi dan 30 April 2025 untuk wajib pajak badan.

“Lapor pajak lebih awal itu lebih nyaman. Pajak yang kita bayarkan manfaatnya untuk semua warga negara. Mari bersama wujudkan Indonesia yang lebih baik dengan membayar pajak dan melaporkan SPT tepat waktu,” tambahnya.

Sebagai upaya meningkatkan kesadaran pajak di berbagai kalangan mulai dari anak muda, profesional, hingga pelaku usaha, Kanwil DJP Jakarta Barat terus menggandeng figur publik dan tokoh berpengaruh. Melalui edukasi dan kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak wajib pajak yang memahami pentingnya pajak dalam pembangunan serta berkontribusi melalui kepatuhan
perpajakan.

Sebagai mitra strategis Direktorat Jenderal Pajak (DJP), para tokoh publik turut mendukung upaya peningkatan kepatuhan pajak di Indonesia. Pemerintah pun terus memperkuat sistem perpajakan agar lebih mudah diakses, termasuk melalui layanan daring seperti DJP Online, yang memungkinkan pelaporan SPT secara praktis di mana saja dan kapan saja.

Lebih awal lebih nyaman. Jangan tunda lagi. Lapor pajak hari ini, lapornya di sini: djponline.pajak.go.id.