TRENDING
Pajak Marketplace 0,5% Mulai Dipungut, Pedagang Online Wajib Periksa Data dan Surat PernyataanDJP Pantau Penerimaan Pajak Setiap Pekan, Kejar Target Rp750,1 Triliun hingga Akhir 2026Pemerintah Perpanjang DP 0% Rumah dan Kendaraan hingga Akhir 2027, Perhatikan SyaratnyaKanwil DJP Jakbar Dorong Wajib Pajak Manfaatkan PSA: Pengurangan Sanksi hingga 100%Tiket Pesawat Nataru Bebas PPN, Cek!Telkom Percepat Perampingan Anak Usaha, Fokuskan Portofolio pada Bisnis IntiPresiden Prabowo Sampaikan Pesan Ini dalam Sidang Kabinet Paripurna 2 Tahun PemerintahannyaPemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026, Meski Minyak Mentah MelonjakPasar Saham Indonesia Tertekan, Ancaman Perubahan Status MSCI Picu Kekhawatiran InvestorInvestasi KEK Capai Rp382,1 Triliun, Serap 302.262 Pekerja hingga September 2026PPh Rumah Kontrakan 10%, Berbeda dengan Rumah Kos: Ini Aturan dan Cara Menghitung PajaknyaPenerimaan Pajak Daerah DKI Jakarta Capai Rp34,58 Triliun hingga September 2026Kanwil DJP Banten Perluas Layanan Pajak di MPP Suvarna Sutera, Wajib Pajak Bisa Konsultasi CoretaxPenerimaan Pajak Kanwil DJP Jabar III Capai Rp22,11 Triliun, PPN Domestik dan PPh Badan Jadi PenopangPenerimaan Pajak Kanwil DJP Kalselteng Capai Rp16,63 Triliun hingga September 2026Kanwil DJP Jabar I Buka Pojok Pajak di Jabar Kabisa 2026, Permudah Masyarakat Mengakses Layanan PerpajakanPajak Marketplace 0,5% Mulai Dipungut, Pedagang Online Wajib Periksa Data dan Surat PernyataanDJP Pantau Penerimaan Pajak Setiap Pekan, Kejar Target Rp750,1 Triliun hingga Akhir 2026Pemerintah Perpanjang DP 0% Rumah dan Kendaraan hingga Akhir 2027, Perhatikan SyaratnyaKanwil DJP Jakbar Dorong Wajib Pajak Manfaatkan PSA: Pengurangan Sanksi hingga 100%Tiket Pesawat Nataru Bebas PPN, Cek!Telkom Percepat Perampingan Anak Usaha, Fokuskan Portofolio pada Bisnis IntiPresiden Prabowo Sampaikan Pesan Ini dalam Sidang Kabinet Paripurna 2 Tahun PemerintahannyaPemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026, Meski Minyak Mentah MelonjakPasar Saham Indonesia Tertekan, Ancaman Perubahan Status MSCI Picu Kekhawatiran InvestorInvestasi KEK Capai Rp382,1 Triliun, Serap 302.262 Pekerja hingga September 2026PPh Rumah Kontrakan 10%, Berbeda dengan Rumah Kos: Ini Aturan dan Cara Menghitung PajaknyaPenerimaan Pajak Daerah DKI Jakarta Capai Rp34,58 Triliun hingga September 2026Kanwil DJP Banten Perluas Layanan Pajak di MPP Suvarna Sutera, Wajib Pajak Bisa Konsultasi CoretaxPenerimaan Pajak Kanwil DJP Jabar III Capai Rp22,11 Triliun, PPN Domestik dan PPh Badan Jadi PenopangPenerimaan Pajak Kanwil DJP Kalselteng Capai Rp16,63 Triliun hingga September 2026Kanwil DJP Jabar I Buka Pojok Pajak di Jabar Kabisa 2026, Permudah Masyarakat Mengakses Layanan Perpajakan
PajakOnline
Beranda
Berita Pajaknews
Hubungi KamiKebijakan Privasi
← Semua berita

Headlines

Anggaran Penanganan Covid-19 Tambah Terus, Pemerintah Refocusing Lagi Rp26,3 Triliun

·

Anggaran Penanganan Covid-19 Tambah Terus, Pemerintah Refocusing Lagi Rp26,3 Triliun

PajakOnline.com—Pemerintah kembali melakukan refocusing anggaran sebesar Rp26,3 triliun untuk memenuhi tambahan pembiayaan anggaran untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Sepert dalam pemberitaan media ini sebelumnya, pemerintah menambah anggaran penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional menjadi Rp744,75 triliun dari yang awalnya ditetapkan sebesar Rp699,43 triliun.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatarwata mengatakan refocusing tahap keempat tersebut ditargetkan selesai pada Agustus 2021.

“(Refocusing) tahap empat karena baru mulai hari ini, kita targetkan awal Agustus bisa diselesaikan,” kata Isa dalam Konferensi Pers APBN Kita Edisi Juli 2021, Rabu (21/7/2021). Isa menyampaikan, upaya refocusing anggaran akan terus dilakukan pemerintah sehingga tidak akan menyebabkan pelebaran defisit APBN.

Adapun pemerintah menetapkan batas defisit tahun ini mencapai Rp1.006,4 triliun atau 5,7 persen dari PDB.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan bahwa defisit hingga akhir tahun dapat ditekan hingga sebesar Rp939,6 triliun. Saat ini, pemerintah juga tengah melakukan refocusing anggaran tahap kedua sebesar Rp32,2 triliun.

Isa menyampaikan, refocusing tahap dua yang terdiri dari Rp26,2 triliun dari belanja kementerian dan lembaga (K/L) dan transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) sebesar Rp6 triliun ditargetkan rampung pada akhir Juli ini. “Saat ini tahap tiga sedang berjalan, Insya Allah akhir bulan ini bisa kita rampungkan semua,” katanya.

Berita lainnya di Headlines