PajakOnline | Kanwil DJP Sumatera Utara (Sumut I dan II) mencatatkan realisasi penerimaan pajak sebesar Rp17,7 triliun atau 54,46 persen dari target Rp32,57 triliun.
Penerimaan meningkat 16,44 persen dibandingkan posisi September Rp15,21 triliun. Rinciannya terdiri dari penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) Nonmigas sebesar Rp9,6 triliun, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) sebesar Rp7,2 triliun.
Kepala Kanwil DJP Sumut I Arridel Mindra menjelaskan, total penerimaan pajak secara neto dari Kanwil DJP Sumut I hingga Oktober mencapai Rp13,34 triliun. Tren penerimaan masih menunjukkan pergerakan positif sejak awal semester kedua. “Secara kumulatif, penerimaan pajak di Sumut hingga Oktober mencapai Rp17,7 triliun. Ini menggambarkan tren yang terus membaik sejak awal tahun,” kata Arridel dalam Konferensi Pers APBN Kita (Kinerja dan Fakta) Regional Sumut, dikutip Selasa (9/12/2025).
Realisasi hingga Oktober juga terlihat lebih kuat dibanding kinerja sampai Agustus yang masih berada pada level Rp12,73 triliun. Menurutnya, konsistensi peningkatan dalam tiga bulan terakhir ini memberikan indikasi aktivitas ekonomi dan basis pajak di wilayah Sumut tetap terjaga, meskipun dinamika harga komoditas dan konsumsi domestik masih bergerak fluktuatif.Di sisi lain, kinerja kepabeanan dan cukai turut mencatatkan capaian signifikan.
Kepala Kanwil Bea Cukai Sumut Sugeng Apriyanto melaporkan, penerimaan bea dan cukai hingga akhir Oktober sebesar Rp2,99 triliun telah melampaui target APBN dengan capaian 131,45 persen. Sugeng menyebut, kinerja tersebut meningkat sekitar 15,67 persen secara month to month (mtm) dibandingkan September yang tercatat Rp2,597 triliun.“Kinerja kepabeanan naik cukup kuat. Kenaikan didorong meningkatnya ekspor produk sawit pada Oktober,” katanya.
Sugeng memaparkan, penerimaan bea masuk berada pada angka Rp584,84 miliar, tetapi terpengaruh penurunan impor komoditas kebutuhan pokok seperti beras dan gula. Sebaliknya, bea keluar justru melonjak menjadi Rp1,95 triliun atau 436,02 persen dari target APBN.
