Minggu, 30 Agustus 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
NEWSLETTER
PajakOnline.com
 
  • Home
  • Pusat Data
    • Peraturan Pajak
    • Putusan
    • Tax Treaty
    • Alamat Kantor Pajak
    • Kurs Pajak
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi PajakOnline
  • Login
  • Daftar
  • Home
  • Pusat Data
    • Peraturan Pajak
    • Putusan
    • Tax Treaty
    • Alamat Kantor Pajak
    • Kurs Pajak
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi PajakOnline
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
PajakOnline.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil

Penjelasan Mengenai Inflasi

Redaksi PajakOnline oleh Redaksi PajakOnline
8 November 2023
in Belajar Pajak, Berita, Business, Headlines
9.7k 300
0
Ekspor Juli 2020 Lebih Tinggi dari Juni 2020

Ilustrasi BPS. Sumber Foto: Kemenkeu.

8k
Dibagikan
10k
Dilihat
Share on FacebookShare on XShare on Whatsapp

PajakOnline.com—Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Kenaikan harga dari satu atau dua barang saja tidak dapat disebut inflasi kecuali bila kenaikan itu meluas atau mengakibatkan kenaikan harga pada barang lainnya. Kebalikannya dari inflasi itu disebut deflasi.

Inflasi yang rendah dan stabil adalah prasyarat bagi pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan. Kondisi ini pada akhirnya akan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Perhitungan inflasi dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Secara teknis, BPS melakukan survei untuk mengumpulkan data harga dari berbagai macam barang dan jasa yang dianggap mewakili belanja konsumsi masyarakat. Data tersebut kemudian digunakan untuk menghitung tingkat inflasi—dengan membandingkan harga-harga saat ini dengan periode sebelumnya.

Indikator Inflasi

Salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur tingkat inflasi adalah IHK. Berdasarkan the classification of Individual Consumption by Purpose (COICOP) 2018, IHK dikelompokkan ke dalam 11 kelompok pengeluaran, antara lain:

1. Kelompok perumahan, air listrik, dan bahan bakar rumah tangga
2. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau
3. Kelompok rekreasi, olahraga dan budaya
4. Kelompok kesehatan
5. Kelompok pakaian dan alas kaki
6. Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga
7. Kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan
8. Kelompok transportasi
9. Kelompok penyediaan makanan serta minuman/restoran
10. Kelompok pendidikan
11. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.

Selain pengelompokan berdasarkan COICOP tersebut, BPS saat ini juga mempublikasikan inflasi berdasarkan pengelompokan lain yang dinamakan disagregasi inflasi. Disagregasi inflasi dilakukan untuk menghasilkan indikator inflasi yang menggambarkan pengaruh dari faktor yang besifat fundamental, sebagai berikut:

1. Inflasi inti, yaitu komponen inflasi yang cenderung stabil atau persisten (persistent component) dalam pergerakannya dan dipengaruhi faktor fundamental. Faktor-faktor yang mempengaruhi inflasi inti meliputi:

a. Interaksi permintaan-penawaran;
b. Lingkungan eksternal, seperti: nilai tukar, harga komoditi internasional, dan perkembangan ekonomi global; dan
c. Ekspektasi inflasi di masa depan.

2. Inflasi non-inti, yakni komponen inflasi yang cenderung memiliki volatilitas yang tinggi karena dipengaruhi oleh selain faktor fundamental. Komponen inflasi non-inti terdiri dari:

a. Inflasi komponen bergejolak (volatile food), yaitu inflasi yang dominan dipengaruhi oleh shocks (kejutan) dalam kelompok bahan makanan seperti panen, gangguan alam, atau faktor perkembangan harga komoditas pangan domestik maupun komoditas pangan internasional; dan
b. Inflasi komponen harga yang diatur oleh pemerintah (administered prices), yakni inflasi yang dominan dipengaruhi oleh shocks (kejutan) berupa kebijakan harga pemerintah, seperti harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, tarif listrik, tarif angkutan, dan sejenisnya.

Penyebab Inflasi

1. Tekanan dari sisi permintaan (Demand Full Inflation), yaitu terjadi ketika inflasi disebabkan oleh tekanan dari sisi permintaan atau meningkatnya permintaan barang dan jasa relatif terhadap ketersediaannya. Dalam konteks makroekonomi, kondisi ini digambarkan oleh output riil yang melebihi output potensialnya atau permintaan total (agregate demand) lebih besar dari pada kapasitas perekonomian hal tersebut dapat mendorong kenaikan harga.

2. Ekspektasi inflasi, yaitu faktor yang dipengaruhi oleh persepsi dan harapan masyarakat serta pelaku ekonomi terhadap tingkat inflasi di masa depan. Faktor ini dapat mempengaruhi keputusan konsumen, investor, dan pelaku ekonomi lainnya. Ada dua jenis ekspektasi inflasi:

a. Ekspektasi inflasi adaptif yang didasarkan pada pengalaman masa lalu atau data historis; dan
b. Ekspektasi inflasi forward-looking yang didasarkan pada analisis, perkiraan terhadap faktor-faktor ekonomi, dan kebijakan yang mempengaruhi inflasi di masa depan.

3. Tekanan dari sisi penawaran (Cost Push Inflation). Kondisi ini terjadi ketika inflasi disebabkan oleh tekanan dari sisi penawaran atau peningkatan biaya produksi. Ada beberapa faktor penyebabnya, yaitu:

a. Depresiasi nilai tukar. Jika mata uang suatu negara mengalami depresiasi terhadap mata uang asing, harga impor akan naik, sehingga meningkatkan biaya produksi dan akhirnya mendorong inflasi;
b. Dampak inflasi luar negeri. Inflasi di negara mitra dagang atau di pasar global dapat berdampak pada harga-harga impor. Hal ini dapat meningkatkan biaya produksi di dalam negeri;
c. Peningkatan harga komoditas yang diatur pemerintah. Apabila pemerintah mengatur harga komoditas yang penting, kenaikan harga tersebut dapat menyebabkan peningkatan biaya produksi secara umum; dan
d. Negative supply shocks. Kondisi ini bisa terjadi jika bencana alam atau gangguan dalam distribusi barang dan jasa dapat mengurangi penawaran, lalu berpotensi menyebabkan kenaikan harga. (Wiasti Meurani)

Baca Juga:

Target Pajak 2027 Rp2.591,4 Triliun, Pemerintah Pilih Perluas Basis Pajak Ketimbang Naikkan Tarif

BI Pertahankan BI-Rate 5,75%, Fokus Jaga Rupiah dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Rupiah dan IHSG Jadi Perhatian Pasar, Investor Hadapi Ketidakpastian Global dan Domestik

DJP Revitalisasi Tax Center, Perkuat Edukasi dan Kepatuhan Pajak Berkelanjutan

PMK 28/2026 Perkuat Kepastian Restitusi Pajak, Aturan Pengembalian Pendahuluan Kini Lebih Selektif

Bagikan3200Tweet2000Kirim

Baca Berita

Pemulihan Ekonomi 2021, Targetkan Pertumbuhan 5,3%

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I-2026

oleh Redaksi PajakOnline
22 Mei 2026
0

Jakarta, PajakOnline - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia...

Gara-gara Ini Harga Beras Masih Mahal Sampai Sekarang

Harga Beras Naik Terus Lampaui HET

oleh Redaksi PajakOnline
26 Agustus 2025
0

PajakOnline | Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan sebanyak 200 kabupaten/kota mengalami kenaikan...

Bebas Pajak Sewa Toko Pasar Tradisional hingga Mal Selama 3 Bulan

Konsumsi Rumah Tangga Masih Jadi Andalan

oleh Redaksi PajakOnline
6 Mei 2025
0

PajakOnline | Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan, konsumsi rumah tangga tetap...

BPS: Sebanyak 7,86 Juta Orang Indonesia Jadi Pengangguran

BPS: 5 Sektor Ekonomi Ini Masih Bersinar

oleh Redaksi PajakOnline
6 Februari 2025
0

PajakOnline | Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terdapat lima sektor yang masih...

Mendag Perkirakan Harga Telur Ayam Stabil Pekan Depan

BPS: Harga Telur dan Daging Ayam Naik Jelang Ramadhan

oleh Redaksi PajakOnline
4 Februari 2025
0

PajakOnline | Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan ada lonjakan permintaan telur ayam...

Inflasi November 2024 Capai 0,30 Persen, Berikut Penyebabnya

Inflasi November 2024 Capai 0,30 Persen, Berikut Penyebabnya

oleh Redaksi PajakOnline
4 Februari 2025
0

PajakOnline.com | Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan terjadi inflasi pada November...

Polri Terbitkan Surat Edaran Pembatasan Belanja Empat Produk Pangan

Konsumsi Rumah Tangga Kuartal III/2024 Melemah, Kata BPS karena Ini

oleh Redaksi PajakOnline
10 November 2024
0

PajakOnline.com—Konsumsi rumah tangga tumbuh 4,91% pada kuartal III/2024, melemah dari...

Sembako Kena Pajak? Ini Faktanya

Daya Beli Masyarakat Merosot, Deflasi 5 Bulan Berturut-turut Perlu Diwaspadai

oleh Redaksi PajakOnline
28 Oktober 2024
0

PajakOnline.com—Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indonesia mengalami deflasi selama lima...

BI Perpanjang DP 0 Persen Kredit Kendaraan dan Properti

Gubernur BI: Target Inflasi hingga Akhir Tahun Ini 1,5%-3,5%

oleh Redaksi PajakOnline
20 Juni 2024
0

PajakOnline.com—Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan kepada Presiden Joko...

Konsumsi, Investasi dan Ekspor Jadi Mesin Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

Impor Indonesia Capai USD19,40 Miliar Mei 2024

oleh Redaksi PajakOnline
19 Juni 2024
0

PajakOnline.com—Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai impor Indonesia pada Mei...

Muat berita lainnya

Member of

PajakOnline Services

Untuk Layanan Advokasi, Konsultan Pajak, Pendampingan di Pengadilan Pajak, Anda dapat menghubungi konsultan kami melalui komunikasi HP/WA 0821-8078-1907.

Mars Tax Payer Community

https://www.pajakonline.com/wp-content/uploads/2023/09/Lagu-Mars-Patriot-Pajak-Tax-Payer-Community.mp3

Tax Payer Conference 2026

Visit PajakOnline ke DJP

Jajaran pimpinan media PajakOnline bersilaturahmi dengan Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Rosmauli, Selasa (11/11/2025) di Kantor Pusat DJP, Jakarta.

Alamat Kantor Pajak

Event

Ketua Tax Payer Community Abdul Koni dalam acara Tax Goes to Campus memberikan materi kesadaran pajak bagi mahasiswa./PajakOnline.com
Ketua Tax Payer Community Abdul Koni dalam acara Seminar Pajak bersama Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI)./PajakOnline.com
Ketua Tax Payer Community Indonesia Abdul Koni dalam acara Arcadia Chat Room yang dipandu Host Syamsu Rizal memperingati Hari PajakNasional 2023./PajakOnline.com
Workshop PajakOnline bertema Pajak Patuh, Indonesia Cerah di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Banten, Selasa (11/3/2025)./PajakOnline.com
PajakOnline dalam Tax Payer Charter.
Workshop PajakOnline bersama Asperindo.
Tax Payer Community Goes to School di SMK Ksatria, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Workshop PajakOnline bersama members.
Tax Payer Community bersama Kanwil DJP Jakarta Barat.
Ketua Tax Payer Community Abdul Koni dalam materi Kesadaran Pajak./PajakOnline.com
Workshop PajakOnline bersama IWAPI Jakarta Timur./PajakOnline.com
Workshop PajakOnline bersama Pemprov DKI Jakarta.
Workshop PajakOnline bersama Perempuan Pemimpin Indonesia (Indonesia Women's Leader Association) atau Perpina, Kamar Dagang dan Industri Indonesia.
Workshop Meet-Up PajakOnline bersama Inge Diana Rismawanti: Peran Strategis Pengusaha Wanita Tingkatkan Penerimaan Pajak, Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat di Manhattan Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan Selasa (6/12/2022).
Workshop PajakOnline bersama Pengusaha Muda INTI (Indonesia-Tionghoa).
Workshop PajakOnline bersama Perhimpunan Indonesia-Tionghoa.

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Berita Pajak, kami melayani Jasa Konsultasi, Advokasi Perpajakan, Pembuatan SPT, Pembukuan, dan Lain-lain. Hubungi HP/WA: 0821-8078-1907

Kita Bangga dapat berpartisipasi dalam pemerataan pembangunan nasional dan bantuan sosial.

Member of

PajakOnline.com adalah media berbasis komunitas pembayar pajak yang berhimpun dalam Masyarakat Pembayar Pajak Indonesia (Tax Payer Community). Pajak adalah gaya hidup. Membayar pajak menjadi Kebanggaan kita bersama.

 

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© Since 2006 Media PajakOnline. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Pusat Data
    • Peraturan Pajak
    • Putusan
    • Tax Treaty
    • Alamat Kantor Pajak
    • Kurs Pajak
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi PajakOnline

© Since 2006 Media PajakOnline. All rights reserved.