PajakOnline.com—Program perlindungan sosial (Perlinsos) efektif dalam memberikan bantalan perekonomian pada kelompok masyarakat termiskin. Hal ini terungkap dalam paparan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara dalam acara Budget Goes to Campus, belum lama ini.
Simulasi perubahan pengeluaran rumah tangga dan manfaat perlinsos yang dilakukan oleh Badan Kebijakan Fiskal (BKF) menunjukkan bahwa program perlinsos PEN cukup efektif dalam menjaga tingkat konsumsi rumah tangga miskin dan rentan.
“Berbagai macam (survei) juga dilakukan oleh World Bank, penyelenggara kartu pra kerja, TNP2K, dan Arus Survei Indonesia yang kurang lebih mengatakan begini, targeting-nya (program) makin baik, inklusi keuangan makin baik karena penyaluran makin banyak yang lewat bank, kartu pra kerja bisa mendorong peningkatan kompetensi karena disertai dengan pelatihan online, dan pemberian diskon listrik sangat bermanfaat karena mengurangi beban rumah tangga,” kata Wamenkeu.
Berbagai bentuk dukungan APBN akan terus dievaluasi dan dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat termasuk upaya mendorong percepatan realisasi berbagai program tersebut. Wamenkeu mengajak semua pihak terutama akademisi dan dunia kampus untuk memberikan masukan dan rekomendasi atas kebijakan pemerintah.
