PajakOnline.com—Koordinator Tim Ahli Sekretariat Nasional SDGs Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Yanuar Nugroho menyampaikan, negara bisa maju jika tetap melakukan pembangunan yang berkelanjutan.
“Untuk menjadi negara sukses kita tidak perlu merusak lingkungan. Kita bisa maju, jadi berhasil dengan tetap sustain (berkelanjutan),” kata Yanuar dalam Konferensi Pers peresmian “Indonesia Sustainability 4.0 Network” di Gedung Kadin, Jakarta Selatan pada Selasa (26/9/2023).
Menurutnya, saat ini persepsi yang populer di kalangan publik yaitu suatu negara tidak perlu memperhatikan pembangunan berkelanjutan dalam berproses untuk menjadi negara maju. Untuk itu, Yanuar menekankan edukasi publik menjadi penting untuk meluruskan persepsi tersebut, salah satunya melalui peran jurnalis yang menurutnya merupakan garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat umum.
“Saya ingin sekali teman-teman yang ada di media ini ada pada forefront (garis depan) untuk membantu mendidik publik bahwa untuk maju itu kita tidak mengorbankan sustainability,” kata Yanuar.
Sementara itu, pemerintah mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs) di Indonesia. Salah satu dorongan yang diberikan pemerintah untuk mewujudkan target tersebut adalah mengembangkan SDGs Financing Hub.
Yanuar menjelaskan SDGs Financing Hub merupakan wadah investasi yang disediakan pemerintah sebagai tempat para pelaku bisnis untuk menginvestasikan modalnya untuk pembangunan berkelanjutan sekaligus menutup kesenjangan pembiayaan SDGs pemerintah.
Maka dari itu, kesenjangan pembiayaan dalam mewujudkan SDGs dapat diatasi dengan menggaet pelaku bisnis yang menanamkan modalnya untuk dialokasikan kepada proyek-proyek pembangunan berkelanjutan. “Bukan charity (penggalangan dana) memberikan uang, tetapi investasi jangka panjang dan berdampak yang bisa memengaruhi dan memperbaiki hidup banyak orang,” pungkas Yanuar.(Kelly Pabelasary)

































