PajakOnline | Tim Co-op Gerakan Relawan Nasional (GERNAS) melakukan kunjungan resmi ke Kota Tarakan, Kalimantan Utara, untuk membahas peluang kerja sama strategis dalam pengelolaan sumur minyak tua bersama Pemerintah Kota Tarakan dan PT Pertamina.
Rombongan diterima langsung Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is yang juga Ketua DPD Gerindra Kaltara, dalam suasana penuh kehangatan dan penghormatan.
Ketua Co-op GERNAS Gema Sasmita menegaskan, energi di Tarakan bukan hanya soal produksi, tetapi juga soal kedaulatan bangsa dan kesejahteraan rakyat.
“Tarakan adalah salah satu simpul energi bangsa. Jika dikelola dengan baik, sumur minyak tua bukan sekadar peninggalan sejarah, tapi motor baru ekonomi daerah. Saya ingin memastikan, energi di sini tidak hanya mengalir ke kilang, tetapi juga mengalir ke dapur rakyat,” kata Gema.
PT Pertamina EP (PEP) Tarakan Field, yang berada di bawah Subholding Upstream Regional 3 PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), saat ini mengelola sejumlah aset migas di Tarakan, Sangatta, Bunyu, hingga Sanga-Sanga.
Menurut Gema, GERNAS siap menjadi mitra strategis yang tidak hanya melihat aspek energi, tetapi juga pemberdayaan masyarakat.
“Setiap investasi tanpa SDM dan Tekhnologi, hanya akan jadi mesin mati. Karena itu, GERNAS datang bukan hanya membawa gagasan, tapi juga komitmen investasi pada masyarakat Tarakan. Kita siapkan pelatihan, teknologi, dan ruang usaha agar masyarakat lokal menjadi pemain utama, bukan sekadar penonton,” tegasnya.
Wakil Wali Kota Tarakan menyambut baik inisiatif tersebut dengan menyematkan ikat buaykui singal kepada Gema Sasmita sebagai tamu kehormatan.
“Kami mengapresiasi langkah GERNAS yang ingin membangun kemitraan dengan pemkot, masyarakat, dan Pertamina. Ini sejalan dengan visi kami menjadikan Tarakan sebagai kota energi yang modern sekaligus berdaya saing. Semoga kolaborasi ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Utara,” ujar Ibnu Saud.
