PajakOnline.com—Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan resiliensi perekonomian Indonesia harus dijaga. Menurut Sri Mulyani, jika tugas Kemenkeu menjaga APBN, maka perbankan juga harus menjaga sektor tersebut.
“Perbankan yang merupakan sektor dominan perekonomian juga harus menjaga sektor perbankan dengan baik. Jangan salah arah. Jangan salah kompas. Jangan salah bersauh!” tulis Sri Mulyani dalam akunnya di Instagram, dikutip hari ini.
Menkeu menjelaskan, tahun lalu bukanlah tahun yang biasa. Karena itu, dia bersyukur bisa melaluinya. “2022 was not an ordinary time, but we made it!” ujarnya.
Dia pun mengajak para CEO sektor perbankan yang hadir pada CEO Banking Forum 2023 di Financial Club Jakarta untuk merefleksikan kembali bagaimana kapal yang dinahkodai bersama ini menghadapi beragam ombak dan arus yang cukup keras.
Adapun ombak yang dihadapi, antara lain disrupsi, kenaikan harga komoditas, inflasi, kenaikan suku bunga, meningkatnya cost of fund akibat dari meletusnya perang Rusia dan Ukraina.
“Kita tidak bisa mencegah faktor yang datang dari luar tersebut, tapi kita bisa mengendalikan kapal kita sendiri, Indonesia,” kata Menkeu Sri Mulyani.


































