PajakOnline.com—Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menerangkan, wajib pajak yang melaporkan SPT Tahunan dengan status lebih bayar dapat melakukan restitusi. "Jika SPT wajib pajak berstatus lebih bayar, atas lebih bayar tersebut bisa dilakukan restitusi atau permohonan pengembalian melalui laman e-filing," demikian penjelasan DJP melalui contact center merespons pertanyaan warganet, dikutip hari ini.
DJP meminta wajib pajak untuk melakukan pengisian SPT dengan benar, lengkap, dan jelas. Kemudian, jika pengisian SPT sudah benar dan statusnya memang lebih bayar, wajib pajak bisa melaporkan SPT sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
Terdapat 3 opsi yang bisa ditempuh agar lebih bayar pajak bisa dikembalikan kepada wajib pajak. Pertama, mekanisme restitusi. Kedua, pengembalian melalui Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP) Pasal 17C, yakni untuk wajib pajak dengan kriteria tertentu. Ketiga, pengembalian melalui SKPPKP Pasal 17D, yakni untuk wajib pajak yang memenuhi persyaratan tertentu.
Wajib pajak perlu memastikan pengisian SPT menggunakan efiling (form 1770S atau 1770SS), ataupun e-form (form 1770) DJP Online. "Lampiran SPT disesuaikan dengan keadaan wajib pajak sesuai dengan Lampiran II PER-02/PJ/2019," jelas DJP.
