Selasa, 22 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
NEWSLETTER
PajakOnline.com
 
  • Home
  • Pusat Data
    • Peraturan Pajak
    • Putusan
    • Tax Treaty
    • Alamat Kantor Pajak
    • Kurs Pajak
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi PajakOnline
  • Login
  • Daftar
  • Home
  • Pusat Data
    • Peraturan Pajak
    • Putusan
    • Tax Treaty
    • Alamat Kantor Pajak
    • Kurs Pajak
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi PajakOnline
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
PajakOnline.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil

Hestu Yoga Saksama: Tahun 2020 DJP Fokus Pada Perluasan Pajak

KPP harus turun ke lapangan, mengenali wilayahnya. KPP harus memastikan, semua aktivitas ekonomi di kelurahan itu, dan memastikan semua warga sudah memiliki NPWP.

Redaksi PajakOnline oleh Redaksi PajakOnline
23 Juni 2020
in Berita, Headlines, Profil
9.9k 100
0
Hestu Yoga Saksama: Tahun 2020 DJP Fokus Pada Perluasan Pajak

Hestu Yoga Saksama, Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP. Sumber Foto : CBNC Indonesia

8k
Dibagikan
10k
Dilihat
Share on FacebookShare on XShare on Whatsapp

PajakOnline.com—“Saya sering menyebut teman-teman (wartawan) itu pejuang informasi. Kami melihat media sebagai partner mensosialisasikan soal-soal pajak”.

Demikian, Hestu Yoga Saksama, Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP menilai para awak media yang sering dia jumpai dalam menjalankan tugas.  Para wartawan, bagi Yoga merupakan mitra untuk menyebarluaskan informasi perpajakan yang berguna bagi masyarakat. Sekaligus menjadi saluran untuk menerima masukan-masukan berupa saran dan kritik terhadap kebijakan-kebijakan perpajakan.

Yoga bekerja di perpajakan sejak tahun 1993, sudah 27 tahun. Dia menamatkan SMU dari jurusan Fisika di Sragen. Sampai lulus SMU, Yoga punya cita-cita masuk ke jurusan teknik mesin. Namun, begitu lulus semua rencana Yoga berubah. Sebabnya, kakak Yoga, memintanya masuk jurusan akuntasi saja, dengan alasan bisa lulus cepat dan biaya kuliahnya murah.

Lulus kuliah jadi sarjana akuntasi dari Universitas Gajah Mada (UGM), Yoga mencoba melamar ke mana-mana, tapi akhirnya berlabuh di Kementerian Keuangan.

Kerja di dunia pajak, bagi Yoga adalah pengabdian. Mengumpulkan pajak sebagai modal pembangunan. Untuk pendidikan dan infrastruktur. Bekerja keras memberi yang terbaik merupakan prinsip kerja yang dilakoni Yoga.  Kerja di dunia pajak dinikmati Yoga. Tidak perlu terlalu dipikirkan walaupun seringkali dituduh yang bukan-bukan.

Baca Juga:

DJP Bantah Isu Kebocoran Data Wajib Pajak

Restitusi Pajak Dijamin Cair, DJP Tegaskan Proses Tetap Selektif dan Terukur

DJP Dorong Cooperative Compliance, Pengawasan Pajak ke Pencegahan Berbasis Data

Belanja Perpajakan 2026 Diproyeksikan Rp563,6 Triliun

Utang Warisan Krisis 1997–1998 Tuntas, Kewajiban BLBI Dilunasi Agustus 2026

“Mengalir begitu saja. Hingga kini resistensi pajak masih tinggi. Tidak perlu tertekan, tapi dihadapi dengan bekerja sebaik-baiknya saja. Membuat masyarakat sadar akan pajak memang menjadi sebuah tantangan bagi kami petugas pajak,” ujarnya.

Pajak itu memang harus ditanamkan sejak dini. Kesadaran perpajakan harus dikuatkan melalui jalur pendidikan. Oleh karena itu, membangun kesadaran membayar pajak terus dilakukan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui beragam saluran media, media mainstream ataupun media sosial. Melalui facebook, instagram, twitter dan saluran media sosial lainnya, DJP terus melakukan sosialisasi. Semua pekerjaan dilakukan oleh awak DJP tanpa melibatkan pihak ketiga. DJP memiliki SDM yang terampil mengelola pesan, baik melalui video dan website.

Dan satu kebijakan DJP, semua kantor pajak di mana pun berada memiliki akun sosial media. Mereka boleh menyebar pesan lokal dan wajib memposting pesan-pesan sosialisasi DJP. Punya buzzer sendiri, untuk menyebarkan pesan-pesan info kekinian DJP. Jika ada persoalan, dengan cepat disikapi lewat media sosial. Murah, cepat, dan massif.  

Seperti apa hasil reformasi pajak yang dilakukan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) selama lima tahun ini? Berikut penjelasan Yoga kepada kepada Abdul Koni dan Zulkarmedi Siregar dari PajakOnline.com :

Hasil dari reformasi perpajakan yang dilakukan selama ini?

Dari aspek kepatuhan ada perbaikan walaupun tidak terlalu menonjol. Kepatuhan material dan kepatuhan formal. Kepatuhan pelaporan SPT itu naik terus. Tahun 2018 itu di angka 12,5 juta SPT, tahun 2019 13,4 juta SPT dan tahun ini menargetkan 15,2 juta SPT. Dari sisi kesadaran membayar pajak, masyarakat kita saat ini sudah cukup baik. Memang pekerjaan rumah kita masih banyak. Jumlah penduduk kita 260 juta lebih. Masih banyak peluang yang masih kita garap. Skema kita tahun ini dan ke depan sudah jelas. Satu KPP misalnya targetnya sudah jelas. KPP harus turun ke lapangan, mengenali wilayahnya. Satu KPP menangani dua kelurahan. KPP harus memastikan, semua aktivitas ekonomi di kelurahan itu, semua warga sudah memiliki NPWP dan melaporkan pajaknya.

DKI memiliki 153 pasar daerah. Di sana ada ribuan pedagang. Apakah mereka itu terpantau juga sebagai wajib pajak?

Kita mengarah ke sana, semua akan kita pantau. Kita kolaborasi dengan pengelola pasar. Kita memastikan semua pedagang itu sudah memiliki NPWP dan kita melakukan pengawasan.

Dari kajian DJP, apa yang membuat wajib pajak tidak taat bayar pajak?

Ya.  Ini memang memerlukan partispasi semua pihak. Ini perlu bantuan dari kawan-kawan media, asosiasi konsultan pajak dan kesadaran masayarakat pembayar pajak. Ini memang perlu proses agar kesadaran untuk patuh membayar pajak. Perlu ada kesadaran dan pemahaman bagaimana membayar pajak itu. Bagaimana menghitung, bagaimana mengisi dokumen. Kita sebenarnya membuka berbagai saluran agar masyarakat paham. Kalau masyarakatnya tidak ada dorongan, tidak mau bayar pajak bukan karena tidak punya uang tapi karena tidak bisa, kalau tidak mau belajar dan tidak berusaha ya susah juga. Online-nya kita ada, konsultan pajak ada, media ada. Tapi tidak mau bayar pajak karena tidak mengerti tidak benar juga. Kalau tidak mengerti, ya harus belajar. Kita sering mengadakan sosialisasi. Ketika ada sekelompok masyarakat yang mau belajar, kita fasilitasi kok.

Wajib pajak nakal masih banyak?

Di mana pun pasti adalah. Konteksnya adalah pembinaan. Setelah itu pengawasan. Kemudian pengumpulan data. Tapi, memang ada juga wajib pajak yang harus masuk ke wilayah pemeriksaan. Tapi setelah dilakukan pembinaan dan pengawasan, dan akhirnya masuk ke pemeriksaan tidak ada perubahan, mau gak mau ya harus masuk pada penegakkan hukum.

Data yang masuk ke pengadilan signifikan?

Kalau yang masuk ke pengadilan banyak juga.

Berapa besar kerugian negara akibat wajib pajak nakal itu?

Kita belum bisa memberikan data riilnya.

Dari respons pembaca berita kita, dapat disimpulkan komentar masyarakat terkait pajak masih negatif. Komentar Anda?

Kita sudah kebal mendengar komentar seperti itu. Tapi, upaya penyadaran soal pajak ini terus kita lakukan dengan banyak pihak. Namun, kita tidak menutup mata masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak mengerti soal pajak. Kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hal itu juga kita lakukan. Bahkan mereka menyebut, makan restoran harus bayar pajak.

Apakah dikenal istilah tax service ketika makan di restoran?

Kita ada pajak pertambahan nilai (PPN), semua barang dan jasa harus kena PPN. Namun, seiring dengan kebijakan otonomi daerah sebagian kita serahkan menjadi pendapatan daerah. Itu masuk pada pajak pendapatan dan retribusi daerah. Ada pajak restoran, ada pajak hotel, parkir, PBB daerah dan perkotaan juga masuk daerah. Pajak restoran itu bagian PPN yang masuk menjadi pajak pendapatan daerah yang 10 persen. Ada lagi 21 persen, 10 persen PPN, selebihnya jasa service di restoran itu.

Tahun ini fokus pemeriksaan DJP?

Kami lebih fokus pada perluasan pajak. Kalau boleh kita tidak melakukan pemeriksaan. Di dalam konteks pengawasan kita akan ada kolaborasi antara Account Representative (AR) dan pemeriksa kita. Kalau kemarin, AR sendirian. Kalau wajib pajak tidak mau, sudah dilakukan imbauan tapi tidak mau juga, baru lapor ke pemeriksaan. Sekarang, kita kolaborasikan langsung antara AR dan pemeriksa. Laporan pajak kita lihat bareng-bareng, AR dan pemeriksa bertemu wajib pajak, kita upayakan ada penyelesaian. Kalau wajib pajaknya tidah mau juga, ya, kita lanjutkan pada tahapan selanjutnya, masuk ke pemeriksaan dan penegakkan hukum.

Bagikan3200Tweet2000Kirim

Baca Berita

Sinergi Kemenkeu dan BPKP Perkuat Pengawasan APBN

DJP Dorong Cooperative Compliance, Pengawasan Pajak ke Pencegahan Berbasis Data

oleh Redaksi PajakOnline
22 September 2026
0

Jakarta, PajakOnline — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus mendorong pendekatan...

Coretax DJP dalam Era Digital Real Time Terintegrasi

DJP Alihkan Tiga Layanan Pajak ke Coretax

oleh Redaksi PajakOnline
22 September 2026
0

Jakarta, PajakOnline — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menghentikan operasional tiga...

Lagi Kesulitan Bayar Tunggakan Pajak, Komunikasikan dengan DJP

Lagi Kesulitan Bayar Tunggakan Pajak, Komunikasikan dengan DJP

oleh Redaksi PajakOnline
22 September 2026
0

Jakarta, PajakOnline — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) meminta wajib pajak yang...

Kanwil DJP Jakarta Pusat Serahkan Tersangka Kasus Pajak PT GR,  Kerugian Negara Capai Rp3,32 Miliar

Kanwil DJP Jakarta Pusat Serahkan Tersangka Kasus Pajak PT GR, Kerugian Negara Capai Rp3,32 Miliar

oleh Redaksi PajakOnline
22 September 2026
0

Jakarta, PajakOnline – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP)...

Aspakrindo: Potensi Transaksi Aset Kripto Bisa Setor Pajak Triliunan Rupiah

Strategi Penerimaan Pajak 2027, DJP Targetkan AI dan  Aset Kripto  

oleh Redaksi PajakOnline
22 September 2026
0

Jakarta, PajakOnline — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyiapkan delapan kebijakan...

Pemerintah Kenakan Bea Masuk Antidumping Produk Baja

DJP Tindaklanjuti Kepatuhan Sektor Baja, Pengawasan dan Penegakkan Hukum Berjalan

oleh Redaksi PajakOnline
22 September 2026
0

Jakarta, PajakOnline – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus menindaklanjuti arahan...

PajakOnline.com Gelar Workshop Tax Planning untuk Perusahaan

Layanan Jasa PajakOnline Consulting Siap Membantu Anda

oleh Redaksi PajakOnline
22 September 2026
0

PajakOnline.com—PajakOnline Consulting didirikan oleh para profesional di bidang Perpajakan dan...

Hari Pajak Nasional, Momentum Wujudkan Perubahan

DJP Rombak 1.261 Jabatan Fungsional, Pemeriksaan hingga Penegakan Hukum Diperkuat

oleh Redaksi PajakOnline
16 September 2026
0

Jakarta, PajakOnline — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melakukan penataan besar...

Finalisasi Pajak Natura, Aturan Siap Diterapkan

Karyawan Jadi Kuasa Wajib Pajak Harus Punya SKT

oleh Redaksi PajakOnline
16 September 2026
0

Jakarta, PajakOnline – Pemerintah memperbarui ketentuan mengenai penunjukan kuasa wajib...

Kanwil DJP Jateng I Siapkan Ratusan Relawan Pajak untuk Edukasi Masyarakat

Rekrutmen Renjani 2027 Dibuka, Mahasiswa dan Dosen Bisa Jadi Relawan Pajak

oleh Redaksi PajakOnline
11 September 2026
0

Jakarta, PajakOnline — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan kembali...

Muat berita lainnya
Buku Abdul Koni: Uang Pajak Harus Berkah.

Member of

PajakOnline Services

Untuk Layanan Advokasi, Konsultan Pajak, Pendampingan di Pengadilan Pajak, Anda dapat menghubungi konsultan kami melalui komunikasi HP/WA 0821-8078-1907.

Mars Tax Payer Community

https://www.pajakonline.com/wp-content/uploads/2023/09/Lagu-Mars-Patriot-Pajak-Tax-Payer-Community.mp3

Tax Payer Conference 2026

Visit PajakOnline ke DJP

Jajaran pimpinan media PajakOnline bersilaturahmi dengan Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Rosmauli, Selasa (11/11/2025) di Kantor Pusat DJP, Jakarta.

Alamat Kantor Pajak

Event

Ketua Tax Payer Community Abdul Koni dalam acara Tax Goes to Campus memberikan materi kesadaran pajak bagi mahasiswa./PajakOnline.com
Ketua Tax Payer Community Abdul Koni dalam acara Seminar Pajak bersama Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI)./PajakOnline.com
Ketua Tax Payer Community Indonesia Abdul Koni dalam acara Arcadia Chat Room yang dipandu Host Syamsu Rizal memperingati Hari PajakNasional 2023./PajakOnline.com
Workshop PajakOnline bertema Pajak Patuh, Indonesia Cerah di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Banten, Selasa (11/3/2025)./PajakOnline.com
PajakOnline dalam Tax Payer Charter.
Workshop PajakOnline bersama Asperindo.
Tax Payer Community Goes to School di SMK Ksatria, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Workshop PajakOnline bersama members.
Tax Payer Community bersama Kanwil DJP Jakarta Barat.
Ketua Tax Payer Community Abdul Koni dalam materi Kesadaran Pajak./PajakOnline.com
Workshop PajakOnline bersama IWAPI Jakarta Timur./PajakOnline.com
Workshop PajakOnline bersama Pemprov DKI Jakarta.
Workshop PajakOnline bersama Perempuan Pemimpin Indonesia (Indonesia Women's Leader Association) atau Perpina, Kamar Dagang dan Industri Indonesia.
Workshop Meet-Up PajakOnline bersama Inge Diana Rismawanti: Peran Strategis Pengusaha Wanita Tingkatkan Penerimaan Pajak, Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat di Manhattan Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan Selasa (6/12/2022).
Workshop PajakOnline bersama Pengusaha Muda INTI (Indonesia-Tionghoa).
Workshop PajakOnline bersama Perhimpunan Indonesia-Tionghoa.

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Berita Pajak, kami melayani Jasa Konsultasi, Advokasi Perpajakan, Pembuatan SPT, Pembukuan, dan Lain-lain. Hubungi HP/WA: 0821-8078-1907

Kita Bangga dapat berpartisipasi dalam pemerataan pembangunan nasional dan bantuan sosial.

Member of

PajakOnline.com adalah media berbasis komunitas pembayar pajak yang berhimpun dalam Masyarakat Pembayar Pajak Indonesia (Tax Payer Community). Pajak adalah gaya hidup. Membayar pajak menjadi Kebanggaan kita bersama.

 

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© Since 2006 Media PajakOnline. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Pusat Data
    • Peraturan Pajak
    • Putusan
    • Tax Treaty
    • Alamat Kantor Pajak
    • Kurs Pajak
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi PajakOnline

© Since 2006 Media PajakOnline. All rights reserved.