PajakOnline.com—Wabah Corona berdampak negatif hampir ke seluruh aspek kehidupan.Tidak terkecuali dibidang ekonomi dan pendidikan. Terutama bagi warga dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Sistem pembelajaran melalui e-learning membuat beban mahasiswa bertambah berat karena mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli kuota internet.
Kondisi tersebut membuat sejumlah akademisi yang tergabung dalam WA Grup Jejaring Indonesia Maju (WAG JIM) tidak mau tinggal diam melihat perkembangan Covid-19 yang begitu cepat. Salah satu langkah kongkrit yang diambil WAG JIM adalah patungan mengumpulkan dana. Gerakan ini juga didukung pengusaha Darmono.
“Alhamdulillah dalam waktu hanya 5 hari telah terkumpul lebih dari Rp475 juta,” ujar inisiator yang juga mantan politisi senior Dr. Marzuki Alie kepada PajakOnline.com.
Dana tersebut segera akan disumbangkan kepada masyarakat khususnya di DKI Jakarta.
Sumbangan dalam bentuk sembako senilai @ Rp150.000,- kepada masyarakat tidak mampu dan pulsa kepada mahasiswa @ Rp100.000,-.
Bantuan tersebut, lanjut Marzuki relatif kecil, tetapi melalui cara semacam ini diharapkan inisiatif masyarakat akan terbangun.
Perlu diketahui bahwa pengumpulan dana bantuan ini pada dasarnya campus-based, bersandar pada figur-figur yang bergerak di pendidikan/perguruan tinggi. Oleh karena itu penyalurannya juga campus-based kepada mahasiswa, khususnya mahasiswa yang mengalami kesulitan ekonomi yang mengganggu mereka untuk bisa hidup dan kuliah online dengan baik.
“Semoga upaya kecil ini dapat membantu saudara-saudara kita yg terdampak. Saatnya bergerak bersama melawan Covid-19,” himbau Ketua DPR periode 2009-2014 ini.
Gerakan tersebut didukung tokoh nasional Prof. Dr. Azyumardi Azra. Dia menilai wabah Corona yang telah memakan korban tidak kecil dan menghancurkan ekonomi dunia ini hanya bisa dilawan dengan bersama-sama.
“Tidak mungkin penanganan Covid-19 akan berhasil tanpa gotong royong sebagai esensi Pancasila dan disiplin setiap kita,” tegasnya.

































