PajakOnline.com—Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan Pemerintah menyediakan alokasi anggaran bagi masyarakat dan pemulihan usaha terutama Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan usaha-usaha lainnya sebagai bentuk penanggulangan pandemi Covid-19.
Selain itu, Menkeu menyambut baik dengan rencana pemerintah Kabupaten Kendal selain berusaha memulihkan kembali usaha kecil juga akan membuka Kawasan Industri Kendal, yang diharapkan bisa mengangkat produk-produk UMKM hingga ke level nasional dan internasional.
“Saya berharap Pak Bupati mungkin bisa mulai dipikirkan dari semenjak awal untuk keperluan pembukaan Kawasan Industri, pemerintah memasukkan di dalam APBN nya mungkin tidak masuk di APBD, PMN untuk BUMN di dalam rangka untuk pembukaan Kawasan Industri. Jadi belanja yang berasal dari pemerintah pusat cukup besar langsung kepada belanja di kawasan Kendal ini. Jadi meskipun tidak muncul di APBD tapi dia riil ada di sini,” kata Menkeu Sri Mulyani dalam Kunjungan Kerja di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah dalam rangka Diskusi dengan Debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Pembiayaan UMi di Aula Pendopo Kabupaten Kendal, Kamis (25/3/2021).
Untuk program-program padat karya, pemerintah langsung berikan bantuan dalam bentuk bantuan produktif UMKM. Salah satunya melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dimana subsidi bunganya cukup signifikan, sehingga usaha kecil tetap bisa mengakses modal dengan suku bunga yang terjangkau.
Selain itu, produk UMKM dan juga hasil alam dari Kabupaten Kendal memiliki kualitas sangat baik. Beberapa produk, jelas Ibu Bupati kepada Menkeu, telah dipasarkan di jaringan swalayan internasional. Ini menandakan kualitas yang sangat marketable dan layak untuk diekspor.
