Rabu, 11 Februari 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
NEWSLETTER
PajakOnline.com
 
  • Home
  • Pusat Data
    • Peraturan Pajak
    • Putusan
    • Tax Treaty
    • Alamat Kantor Pajak
    • Kurs Pajak
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi PajakOnline
  • Login
  • Daftar
  • Home
  • Pusat Data
    • Peraturan Pajak
    • Putusan
    • Tax Treaty
    • Alamat Kantor Pajak
    • Kurs Pajak
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi PajakOnline
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
PajakOnline.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil

Pasca PPS, DJP Tingkatkan Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak

Redaksi PajakOnline oleh Redaksi PajakOnline
03/11/2022
in Berita, Business, Headlines
9.9k 100
0
Sektor Usaha Penerima Insentif Pajak Bertambah

Pelaku UMKM. Sumber Foto: Kemenkeu.

8k
Dibagikan
10k
Dilihat
Share on FacebookShare on XShare on Whatsapp

PajakOnline.com—Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memperoleh basis data baru melalui Program Pengungkapan Sukarela (PPS) yang berakhir pada Juni 2022 lalu. Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Pajak Nufransa Wira Sakti mengatakan, tambahan basis data ini selanjutnya akan digunakan untuk meningkatkan pengawasan dan menguji kepatuhan Wajib Pajak, sehubungan sistem pajak di Indonesia menganut self-assessment.

“Dengan sistem self-assessment yang kita adopsi di Indonesia, kita memercayai apa yang disampaikan oleh Wajib Pajak sampai kita mendapatkan data lain dari pihak ketiga. Untuk menyandingkan datanya apakah benar yang disampaikan, ini tentu saja akan terus kami tingkatkan. Dengan demikian, data-data yang mereka sampaikan itu bisa kita uji, apakah memang benar sama atau enggak,” kata pria yang akrab disapa Frans ini dalam acara Podcast, belum lama ini.

Frans mengatakan, pemerintah saat ini juga terus berupaya meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak melalui penerapan penggunaan sebagian Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), bekerja sama dengan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). NIK sebagai NPWP yang mulai berlaku sejak 14 Juli lalu ini masih diterapkan secara terbatas dan akan berlaku penuh pada Januari 2024.

“Tapi tidak hanya NIK saja, mungkin (Ditjen) Dukcapil punya data-data yang lain, kami bisa juga meningkatkan kerja sama ke arah yang lain,” katanya.

Menurut Frans, DJP akan lebih mudah mengawasi apabila transaksi Wajib Pajak telah tercatat dan sesuai dengan NIK yang didaftarkan. Selain itu, aktivitas underground economy yang selama ini sulit terlacak dan terdeteksi bisa ditanggulangi dan perlahan bisa berkurang.

Baca Juga:

Pengemplang Pajak Diburu Lewat Data dan Teknologi, Sudah Inkracht Jadi Prioritas Penagihan Aktif

DJP Bongkar Dugaan Pelanggaran Pajak Industri Baja di Tangerang

DJP Nonaktifkan Massal NPWP Istri Secara Otomatis

Biometrik Wajah SIM Card, Tax Payer Community Perhatikan Dampak ke Ekonomi Digital hingga Perluasan Basis Pajak

Pemerintah Siapkan Diskon Pajak Tiket Pesawat Ekonomi

“Sekarang, kan, masih banyak underground economy, semua orang jual beli enggak tercatat, pihak bank enggak mencatat atau transaksi yang sifatnya di luar negeri yang dilakukan secara online. Itu semua mengaburkan transaksi sehingga ketika dilakukan pengawasan atau pemeriksaan, itu tidak terdeteksi. Dengan adanya semua pelayanan dari pemerintah atau lembaga kepada para masyarakat menggunakan NIK, itu sangat membantu,” katanya.

Selain itu, DJP akan mematangkan kerja sama dengan para pelaku usaha di sektor e-commerce. Jika jadi dilaksanakan, DJP akan menunjuk beberapa lokapasar daring atau marketplace untuk menjadi pemotong pajak.

“Itu nanti akan diuji coba dulu, ada beberapa marketplace pemerintah contohnya Bela Pengadaan atau Beli Langsung Pengadaan. Jadi, kalau bendahara pemerintah belanja di marketplace tertentu yang sudah disediakan, nah itu nanti marketplace-nya akan memotong pajaknya secara langsung,” kata Frans.

Selain bekerja sama dengan pihak eksternal, DJP akan menjalankan core tax administration system atau Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (PSIAP) sebagai alat utama untuk penegakan dan pengawasan kepatuhan Wajib Pajak pada 2023 mendatang. Sebab, personel DJP yang tercatat sebanyak 46 ribu fiskus belum mampu mengawasi kepatuhan semua Wajib Pajak yang berjumlah puluhan juta.

“Diharapkan pengawasannya akan lebih mudah, jadi kalau dulu kami mengawasi lebih banyak ada sisi manualnya atau administrasi nanti semua akan dibantu oleh automasi dari sistem IT. Sehingga waktu yang dibutuhkan akan lebih singkat, dan kami bisa mengawasi WP lebih banyak lagi,” katanya.

Bukan itu saja, berkat sistem PSIAP, Wajib Pajak juga diklaim bakal tambah mudah untuk melaksanakan kewajiban perpajakannya. Frans mengatakan tingkat kepatuhan Wajib Pajak seirama dengan kemudahan mereka dalam membayar pajak.

Dengan pengawasan yang mumpuni, kepatuhan wajib pajak dapat meningkat dan penerimaan pajak bisa semakin bertambah, sehingga dapat mengurangi pembiayaan utang.

“Satu bukti nyata, ini kejadian pada saat di akhir tahun kemarin 2021 pada saat penerimaan kita sudah sangat meningkat dan bisa mencapai target di dua tiga bulan terakhir. Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Risiko tidak mengeluarkan surat utang baru. Itu bukti nyata, bahwa kalau masyarakat patuh pajak itu ternyata bisa mengurangi utang,” pungkasnya.

Bagikan3200Tweet2000Kirim

Baca Berita

Sinergi Kemenkeu dan BPKP Perkuat Pengawasan APBN

Pengemplang Pajak Diburu Lewat Data dan Teknologi, Sudah Inkracht Jadi Prioritas Penagihan Aktif

oleh Redaksi PajakOnline
11/02/2026
0

Oleh Eka L. Prasetya Jakarta, PajakOnline — Pemerintah melalui Kementerian...

DJP Bongkar Dugaan Pelanggaran Pajak Industri Baja di Tangerang

DJP Bongkar Dugaan Pelanggaran Pajak Industri Baja di Tangerang

oleh PajakOnline
11/02/2026
0

Jakarta, PajakOnline — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui Kanwil DJP...

NPWP Elektronik Berkekuatan Hukum Sama

DJP Nonaktifkan Massal NPWP Istri Secara Otomatis

oleh Redaksi PajakOnline
11/02/2026
0

PajakOnline —Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengumumkan langkah penonaktifan massal terhadap...

Tax Payer Community Goes to Campus: Gelorakan Sadar Pajak Generasi Muda

Biometrik Wajah SIM Card, Tax Payer Community Perhatikan Dampak ke Ekonomi Digital hingga Perluasan Basis Pajak

oleh Redaksi PajakOnline
11/02/2026
0

Jakarta, PajakOnline —Tax Payer Community (Masyarakat Pembayar Pajak Indonesia) menyatakan penerapan biometrik...

Pemerintah Siapkan Diskon Pajak Tiket Pesawat Ekonomi

Pemerintah Siapkan Diskon Pajak Tiket Pesawat Ekonomi

oleh Redaksi PajakOnline
11/02/2026
0

Jakarta, PajakOnline – Pemerintah tengah menyiapkan insentif pajak, di antaranya diskon...

Indonesia Maju, UMKM Ekraf Jadi Patriot Pajak

Tax Payer Community Dorong Pemerintah Segera Terbitkan Aturan Perpanjangan PPh Final UMKM

oleh Redaksi PajakOnline
11/02/2026
0

Jakarta, PajakOnline – Tax Payer Community atau Masyarakat Pembayar Pajak Indonesia...

Penerimaan Pajak Kanwil DJP Jakarta Pusat Capai Rp78,65 Triliun

PER-7/PJ/2025, Semua Aktivitas Ekonomi Masuk Radar Pajak

oleh PajakOnline
11/02/2026
0

Jakarta, PajakOnline - DJP memperluas pengawasan administrasi perpajakan dengan menerbitkan...

Hari Pajak Nasional, Momentum Wujudkan Perubahan

Fiskus Bisa Kunjungi Wajib Pajak

oleh Redaksi PajakOnline
11/02/2026
0

PajakOnline – Petugas pajak atau fiskus dapat mengunjungi wajib pajak...

DJP Imbau Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan

DJP Imbau Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan

oleh Redaksi PajakOnline
11/02/2026
0

PajakOnline – Direktorat Jenderal Pajak atau DJP mengimbau seluruh wajib...

Pemerintah Dapat Kenakan Pajak PMSE Sesuai Perppu No 1/2020

Pajak Marketplace Diterapkan Setelah Ekonomi Tumbuh 6 Persen

oleh Redaksi PajakOnline
11/02/2026
0

Jakarta, PajakOnline – Pemerintah menyatakan penunjukan marketplace sebagai pemungut PPh atas penghasilan yang...

Muat berita lainnya

Member of

Mars Tax Payer Community

https://www.pajakonline.com/wp-content/uploads/2023/09/Lagu-Mars-Patriot-Pajak-Tax-Payer-Community.mp3

Visit PajakOnline ke DJP

Jajaran pimpinan media PajakOnline bersilaturahmi dengan Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Rosmauli, Selasa (11/11/2025) di Kantor Pusat DJP, Jakarta.

Alamat Kantor Pajak

PajakOnline Services

Untuk Layanan Advokasi, Konsultan Pajak, Pendampingan di Pengadilan Pajak, Anda dapat menghubungi konsultan kami melalui komunikasi HP/WA 0821-8078-1907.

Event

Ketua Tax Payer Community Abdul Koni dalam acara Tax Goes to Campus memberikan materi kesadaran pajak bagi mahasiswa./PajakOnline.com
Ketua Tax Payer Community Abdul Koni dalam acara Seminar Pajak bersama Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI)./PajakOnline.com
Tax Payer Community Goes to School di SMK Ksatria, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Ketua Tax Payer Community Indonesia Abdul Koni dalam acara Arcadia Chat Room yang dipandu Host Syamsu Rizal memperingati Hari PajakNasional 2023./PajakOnline.com
Workshop PajakOnline bertema Pajak Patuh, Indonesia Cerah di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Banten, Selasa (11/3/2025)./PajakOnline.com
Workshop PajakOnline bersama Asperindo.
PajakOnline dalam Tax Payer Charter.
Tax Payer Community bersama Kanwil DJP Jakarta Barat.
Ketua Tax Payer Community Abdul Koni dalam materi Kesadaran Pajak./PajakOnline.com
Workshop PajakOnline bersama IWAPI Jakarta Timur./PajakOnline.com
Workshop PajakOnline bersama Pemprov DKI Jakarta.
Workshop PajakOnline bersama Perempuan Pemimpin Indonesia (Indonesia Women's Leader Association) atau Perpina, Kamar Dagang dan Industri Indonesia.
Workshop PajakOnline bersama Pengusaha Muda INTI (Indonesia-Tionghoa).
Workshop Meet-Up PajakOnline bersama Inge Diana Rismawanti: Peran Strategis Pengusaha Wanita Tingkatkan Penerimaan Pajak, Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat di Manhattan Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan Selasa (6/12/2022).
Workshop PajakOnline bersama members.
Workshop PajakOnline bersama Perhimpunan Indonesia-Tionghoa.
Ketua Tax Payer Community Abdul Koni bersama Pengurus Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI)./PajakOnline.com

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Berita Pajak, kami melayani Jasa Konsultasi, Advokasi Perpajakan, Pembuatan SPT, Pembukuan, dan Lain-lain. Hubungi HP/WA: 0821-8078-1907

Kita Bangga dapat berpartisipasi dalam pemerataan pembangunan nasional dan bantuan sosial.

Member of

PajakOnline.com adalah media berbasis komunitas pembayar pajak yang berhimpun dalam Masyarakat Pembayar Pajak Indonesia (Tax Payer Community). Pajak adalah gaya hidup. Membayar pajak menjadi Kebanggaan kita bersama.

 

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© Since 2006 Media PajakOnline. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Pusat Data
    • Peraturan Pajak
    • Putusan
    • Tax Treaty
    • Alamat Kantor Pajak
    • Kurs Pajak
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi PajakOnline

© Since 2006 Media PajakOnline. All rights reserved.