TRENDING
Kanwil DJP Banten Perluas Layanan Pajak di MPP Suvarna Sutera, Wajib Pajak Bisa Konsultasi CoretaxPenerimaan Pajak Kanwil DJP Jabar III Capai Rp22,11 Triliun, PPN Domestik dan PPh Badan Jadi PenopangPenerimaan Pajak Kanwil DJP Kalselteng Capai Rp16,63 Triliun hingga September 2026Kanwil DJP Jabar I Buka Pojok Pajak di Jabar Kabisa 2026, Permudah Masyarakat Mengakses Layanan PerpajakanKejagung Kembalikan Rp229,4 Miliar kepada 3.317 Korban Indosurya, Kerugian Rp8,06 Triliun Belum PulihHarga Minyak Dunia Naik, Biaya Energi dan Logistik Membengkak, Dunia Usaha Terancam TertekanIHSG Melonjak 5,65%, Saham Bank Besar Menguat di Tengah Kekhawatiran InvestorKurs Pajak 21–27 Oktober 2026: Dolar AS Rp17.946Koreksi SPT PPN di Coretax Bisa Memengaruhi Kelebihan BayarPemerintah Percepat Restitusi Pajak, Jaga Arus Kas IndustriBPK Soroti Kelemahan Sistem Informasi DJPSkema Replace Coretax Mengubah Cara Pembetulan SPTDJP Perluas Program Pengurangan Sanksi Pajak hingga 100%Taiwan Excellence Hadir di AEON Mall BSD, Ajak Konsumen Indonesia Kenali Inovasi Teknologi Taiwan Lebih DekatGema Sasmita Sebut Prabowo Akhiri Era OligopoliGreenpeace Aksi di Bundaran HI Jakarta: Bencana Makin Parah, Hidup Makin SusahKanwil DJP Banten Perluas Layanan Pajak di MPP Suvarna Sutera, Wajib Pajak Bisa Konsultasi CoretaxPenerimaan Pajak Kanwil DJP Jabar III Capai Rp22,11 Triliun, PPN Domestik dan PPh Badan Jadi PenopangPenerimaan Pajak Kanwil DJP Kalselteng Capai Rp16,63 Triliun hingga September 2026Kanwil DJP Jabar I Buka Pojok Pajak di Jabar Kabisa 2026, Permudah Masyarakat Mengakses Layanan PerpajakanKejagung Kembalikan Rp229,4 Miliar kepada 3.317 Korban Indosurya, Kerugian Rp8,06 Triliun Belum PulihHarga Minyak Dunia Naik, Biaya Energi dan Logistik Membengkak, Dunia Usaha Terancam TertekanIHSG Melonjak 5,65%, Saham Bank Besar Menguat di Tengah Kekhawatiran InvestorKurs Pajak 21–27 Oktober 2026: Dolar AS Rp17.946Koreksi SPT PPN di Coretax Bisa Memengaruhi Kelebihan BayarPemerintah Percepat Restitusi Pajak, Jaga Arus Kas IndustriBPK Soroti Kelemahan Sistem Informasi DJPSkema Replace Coretax Mengubah Cara Pembetulan SPTDJP Perluas Program Pengurangan Sanksi Pajak hingga 100%Taiwan Excellence Hadir di AEON Mall BSD, Ajak Konsumen Indonesia Kenali Inovasi Teknologi Taiwan Lebih DekatGema Sasmita Sebut Prabowo Akhiri Era OligopoliGreenpeace Aksi di Bundaran HI Jakarta: Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah
PajakOnline
Beranda
Berita Pajaknews
Hubungi KamiKebijakan Privasi
← Semua beritaBerita

Dwiki Dharmawan dan Ita Purnamasari Dukung Indonesia Food Share

· · pajakonline.com

PajakOnline.com—Gerakan Berbagi Pangan Dunia dengan program Indonesia Food Share (IFS) semakin luas mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Termasuk public figure seperti Maestro Jazz Indonesia Dwiki Dharmawan dan artis Ita Purnamasari.

Mereka turut menyanyikan lagu tema (theme song) IFS Dunia tersenyum Kembali hasil karya cipta Ko Amirullah, Ketua Dewan Pembina Gerakan Berbagi Pangan Dunia.

Isi lirik lagunya berupa ajakan kepada setiap orang untuk berbagi, walaupun hanya dengan senyuman.

https://youtu.be/x_NgVsmohZY

Gerakan Berbagi Pangan Dunia dideklarasikan sejak 17 Agustus 2020 dengan spirit Merdeka dari Kelaparan. Gerakan ini memiliki program yang fokus bernama Indonesia Food Share (IFS).

Program IFS berupaya melibatkan partisipasi publik, membangun ekosistem kepedulian sosial terutama untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi ini.

"Kita berbelanja makanan di UMKM, kemudian membagi-bagikan makanan kepada mereka yang kekurangan dan membutuhkan makanan. Di masa resesi seperti ini, bahaya yang paling rentan dialami warga miskin adalah kelaparan," kata Direktur Eksekutif IFS Nuruddin Siraj.

IFS terus bergerak bersama relawan dari komunitas Calon Jenazah Motorcycle Club (CJMC) dan simpatisan komunitas motor, otomotif lainnya untuk berbagi makanan secara rutin setiap hari Jumat di daerah Jabodetabek, dan mulai merambah Kota Medan, Sumatera Utara. "Insya Allah, kita akan bergerak juga ke kota-kota lainnya di seluruh Indonesia," kata Nuruddin.

Dia mengungkapkan, rencana membangun outlet-outlet IFS di seluruh kota besar di Indonesia. Di outlet tersebut akan tersedia makanan untuk dibagi-bagikan kepada orang-orang yang membutuhkan.

“Outlet IFS di berbagai kota nantinya hanya menjadi tempat untuk menaruh dan menyalurkan makanan. Kita tetap akan berbelanja hasil donasi di UMKM agar ekonomi berputar. Karena gerakan ini menjadi akselerator perekonomian. Dan di sisi lain, menjaga mereka yang hidupnya masih kekurangan untuk terhindar dari bahaya kelaparan,” kata Nuruddin Siraj.

Dukung IFS untuk Terus Bergerak!