PajakOnline.com—Pandemi mendorong transformasi menuju ekonomi digital lebih cepat. Dengan adanya pandemi, semua aktivitas ekonomi, pendidikan, bahkan kesehatan telah beralih ke teknologi digital. Hal ini diungkapkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam pertemuan G20 Finance Minister and Central Bank Governor Sesi III, yang dilakukan secara virtual belum lama ini, Sabtu (10/7/2021).
“Pada transformasi digital, hal ini jelas meningkatkan produktivitas dan memperkuat pemulihan, tetapi ini bukan kebijakan yang hanya berdiri sendiri. Indonesia juga harus mereformasi pendidikan, pasar tenaga kerja serta sektor kesehatan agar kita dapat mempersiapkan diri untuk bertransformasi secara struktural, sistemik dan lengkap pada teknologi digital,” kata Menkeu Sri Mulyani menjelaskan.
Menkeu melanjutkan, kolaborasi global diperlukan dalam pembangunan infrastruktur digital. Kolaborasi global dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik terutama untuk merespon adanya kesenjangan investasi dan untuk memanfaatkan sumber daya pembiayaan. Selain itu, kolaborasi global diharapkan bisa menarik lebih banyak investasi sektor swasta.
“Apalagi dalam situasi Covid ini dimana ruang fiskal menjadi sangat terbatas, maka partisipasi sektor swasta menjadi sangat penting. Tetapi ini tergantung pada bagaimana negara dapat mengelola alokasi risiko antara sektor publik dan swasta dengan lebih baik, serta bagaimana negara menciptakan lingkungan investasi yang memungkinkan melalui kerangka peraturan domestik yang kuat,” tambahnya.
