Rabu, 11 Maret 2026
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
NEWSLETTER
PajakOnline.com
 
  • Home
  • Pusat Data
    • Peraturan Pajak
    • Putusan
    • Tax Treaty
    • Alamat Kantor Pajak
    • Kurs Pajak
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi PajakOnline
  • Login
  • Daftar
  • Home
  • Pusat Data
    • Peraturan Pajak
    • Putusan
    • Tax Treaty
    • Alamat Kantor Pajak
    • Kurs Pajak
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi PajakOnline
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
PajakOnline.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II 2022 Menguat Signifikan

Redaksi PajakOnline oleh Redaksi PajakOnline
8 Agustus 2022
in Berita, Business, Headlines
9.4k 600
0
Konsumsi, Investasi dan Ekspor Jadi Mesin Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

Aktivitas ekspor-impor. Sumber Foto: Kemenkeu.

8k
Dibagikan
10k
Dilihat
Share on FacebookShare on XShare on Whatsapp

PajakOnline.com—Pemulihan ekonomi nasional semakin menguat pada triwulan II-2022. PDB nasional tumbuh kuat sebesar 5,4% pada triwulan II-2022 (yoy), melampaui ekspektasi pasar. Pencapaian ini juga semakin memperkuat level perekonomian untuk terus melaju melampaui level prapandemi. Sekarang, sudah 6,8% di atas level PDB riil 2019.

Kami kutip dari keterangan pers Kemenkeu hari ini, relaksasi aturan perjalanan yang mendorong peningkatan konsumsi masyarakat, terutama di masa Ramadhan dan Lebaran, serta kinerja ekspor komoditas unggulan yang masih sangat kuat menjadi faktor kunci pendorong pertumbuhan triwulan ini.

Aktivitas konsumsi masyarakat meningkat pesat pada periode bulan Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri. Konsumsi rumah tangga tumbuh 5,5% (yoy) pada triwulan II, setelah pada triwulan sebelumnya sempat tersendat akibat penyebaran varian Omicron.

Di triwulan II-2022, berkat partisipasi masyarakat dalam program vaksinasi dan tingkat penyebaran Covid-19 yang terkendali, aktivitas mudik dapat berjalan dengan lancar. Mobilitas yang meningkat pada triwulan II ini juga diindikasikan dari pertumbuhan sektor transportasi dan akomodasi yang keduanya bertumbuh pesat pada periode tersebut.

Stabilitas pertumbuhan konsumsi juga tidak terlepas dari peran APBN yang dioptimalkan untuk menyerap tingginya tekanan inflasi global. Tingkat inflasi nasional memang dalam tren yang meningkat, terutama dalam dua bulan terakhir.

Baca Juga:

Seluruh Jalan Nasional dan Tol Siap untuk Mudik Lebaran 2026

Target Tax Ratio 11%, Pegawai Kemenkeu Bisa Dapat Bonus

Kanwil DJP Jaksel II Buka Pojok Pajak di Universitas Al Azhar, Pendampingan Pakai Coretax

Eskalasi terhadap Iran Picu Krisis Energi dan Guncangan Ekonomi Global

Dilema APBN 2026: Terjepit Utang dan Kejutan Harga Minyak

Meskipun demikian, tingkat inflasi Indonesia masih relatif terkendali jika dibandingkan dengan negara lain, seperti AS, UK, Eropa, Singapura, Thailand, dan Filipina yang inflasinya melonjak hingga masing-masing sebesar 9,1%; 9,4%; 8,6%; 6,7%; 7,7%; dan 6,1% pada periode yang sama (Juni-2022).

Inflasi yang cenderung moderat ini juga tercermin dari perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan tingkat kenaikan harga produsen yang mencapai 11,8% pada triwulan II-2022. Ke depan, dinamika global masih akan menjadi tantangan utama bagi stabilitas harga domestik. Peran APBN dalam menjaga momentum pemulihan akan terus dimaksimalkan, terutama dalam melindungi daya beli masyarakat berpendapatan rendah.

Di tengah tingginya harga komoditas energi, investasi tumbuh moderat pada triwulan II-2022. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) pada periode ini dapat tumbuh 3,1%(yoy). Namun demikian, investasi dalam rangka keberlanjutan ekspansi industri dan dunia usaha masih terjaga dengan baik. Investasi jenis mesin dan kendaraan komersial masing-masing tumbuh 16,3 dan 7,0%.

Hal ini juga sejalan dengan tren kapasitas produksi baik di sektor manufaktur maupun pertambangan yang terus meningkat dengan stabil di beberapa triwulan terakhir. Selain itu, investasi yang bersumber dari proyek-proyek pemerintah juga masih tumbuh tinggi. Belanja modal pemerintah pusat di triwulan II tercatat tumbuh 53,4% (yoy).

Ekspor kembali mencatatkan pertumbuhan yang tinggi. Peningkatan permintaan atas komoditas dan produk manufaktur unggulan nasional masih terus terjadi di tengah disrupsi pasokan global dan konflik Rusia-Ukraina.

Selain itu, produk hilirisasi besi dan baja juga masih terus menjadi sumber pertumbuhan ekspor. Ekspor secara riil tumbuh 19,7% (yoy) di triwulan II-2022. Kinerja yang sangat menjanjikan ini juga sempat mendorong surplus neraca perdagangan barang yang mencapai puncak tertingginya sepanjang sejarah nasional.

Necara perdagangan barang Indonesia per triwulan II-2022 tercatat sebesar USD 15,5 miliar. Sementara tingkat pertumbuhan impor riil yang masih relatif tinggi mencapai 12,3% (yoy), menggambarkan keberlanjutan ekspansi produksi dalam negeri. Hal ini juga tercermin dari pertumbuhan impor nominal bahan baku dan barang modal yang selama triwulan II tumbuh 27,7% dan 21,3% (yoy).

Laju konsolidasi fiskal tetap on-track dan tidak mendisrupsi laju pemulihan ekonomi. Konsumsi pemerintah kembali terkontraksi di triwulan II-2022 menjadi sebesar negatif 5,2% (yoy). Belanja pemerintah terkait dengan penanganan pandemi dapat ditekan seiring dengan terkendalinya tingkat penyebaran virus di sepanjang triwulan II-2022. Selain itu, pergeseran waktu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji ke-13 kepada ASN juga berdampak pada laju pertumbuhan konsumsi pemerintah pada triwulan II. Di tahun 2021, THR dan Gaji ke-13 dibayarkan pada bulan April dan Juni. Namun di tahun 2022, THR diberikan di bulan April, sementara Gaji ke-13 dibayarkan pada bulan Juli, sehingga memberikan base-effect pada pertumbuhan konsumsi pemerintah pada triwulan II.

Tingginya harga komoditas menjadi katalisator kuatnya pertumbuhan sektor pertambangan dan pertanian. Pertumbuhan sektor pertambangan melanjutkan tren penguatan dengan tumbuh sebesar 4,0%(yoy) pada triwulan II 2022. Tingginya permintaan di tengah disrupsi pasokan global membuat harga komoditas bertahan tinggi sehingga menjadi penopang kinerja sektor pertambangan. Pertumbuhan sektor pertambangan yang solid juga disebabkan oleh upaya pemerintah untuk mendorong hilirisasi sektor primer yang bernilai tambah tinggi dan penguatan produktivitas sisi hulu industri.

Sementara itu, sektor pertanian tumbuh sebesar 1,4% (yoy) pada triwulan II 2022. Kinerja sektor pertanian ini didorong oleh permintaan Produk sawit dan turunannya yang masih tinggi disertai dibukanya kembali izin ekspor sejak pertengahan triwulan II seiring semakin stabilnya harga minyak goreng dalam negeri.

Ekspansi sektor manufaktur dan perdagangan terus stabil, sejalan dengan perbaikan kapasitas produksi dan permintaan dalam negeri. Pada triwulan II, sektor manufaktur dan sektor perdagangan masing-masing tumbuh 4,0 dan 4,4% (yoy).

Aktivitas manufaktur yang kuat terus diindikasikan oleh pergerakan PMI manufaktur nasional yang selalu berada dalam zona ekpansi di sepanjang triwulan II. Indikasi ini juga diperkuat dengan kapasitas produksi manufaktur yang terus mendekati level prapandemi (triwulan II-2022: 72,91, rata-rata triwulanan 2015-2019: 73,75).

Sementara, selaras dengan sektor manufaktur, sektor perdagangan juga tumbuh stabil. Mobilitas dan konsumsi masyarakat yang meningkat tinggi pada momen lebaran menopang kuatnya sektor perdagangan. Keberlanjutan pemulihan dua sektor utama penopang pertumbuhan ini juga tercermin dari kinerja penerimaan perpajakan masing-masing sektor yang rata-rata tumbuh 56,3% dan 78,4% (yoy) pada triwulan II.

Sektor konstruksi tumbuh sebesar 1,0 persen (yoy) pada triwulan II-2022. Aktivitas konstruksi masih didukung pertumbuhan kredit konstruksi yang tumbuh positif dalam beberapa bulan terakhir. Percepatan pembangunan proyek strategis pemerintah dan pemulihan aktivitas pembangunan oleh swasta diharapkan mampu terus menjadi pendorong kinerja sektor konstruksi ke depan.

Normalisasi aturan mudik lebaran seiring semakin terkendalinya pandemi Covid-19 mendorong tingginya pertumbuhan sektor transportasi dan penyediaan akomodasi makan minum. Sektor transportasi dan sektor penyediaan akomodasi makan minum melonjak tinggi dengan tumbuh sebesar 21,3 persen dan 9,8 persen (yoy) pada triwulan II 2022.

Kenaikan permintaan drastis (Pent-up demand) pada sektor ini terjadi pasca pembatasan mudik lebaran pada tahun 2020 dan 2021. Dengan dorongan tersebut, permintaan sektor penunjang pariwisata ini mampu meningkat tajam. Tingginya aktivitas pariwisata juga tercermin dari tingkat hunian hotel rata-rata pada triwulan II sebesar 44,8 persen. Selain itu, tingkat penerbangan domestik juga rata-rata tumbuh 34,6 persen (yoy) pada triwulan II.

Ke depan, perekonomian diperkirakan masih akan melaju dengan kuat. Indikator yang mencerminkan pergerakan ekonomi ke depan (leading indicators) masih menunjukkan laju pemulihan yang stabil. Indikator Purchasing Managers’ Index Indonesia kokoh berada di zona ekspansi dalam 11 bulan terakhir dan menguat di bulan Juli 2022.

Tingkat belanja masyarakat juga diperkirakan tetap stabil pada tingkat yang masih relatif tinggi di sepanjang bulan Juli. Namun demikian, tekanan dari gejolak perekonomian dunia perlu terus diwaspadai. Selain itu, fluktuasi penyebaran kasus COVID-19 juga masih terjadi. Partisipasi masyarakat pada program vaksinasi, termasuk pemberian vaksin booster, perlu terus diakselerasi. Konsistensi momentum pemulihan ekonomi di tahun 2022 merupakan kunci bagi perekonomian untuk melaju lebih tinggi di jangka menengah. Kementerian Keuangan memperkirakan laju pertumbuhan ekonomi tahun 2022 akan berada pada kisaran 5,1 – 5,4%.

Bagikan3200Tweet2000Kirim

Baca Berita

Menkeu Purbaya: Pertamina Malas-malasan Bikin Kilang, Kita Banyak Impornya

Target Tax Ratio 11%, Pegawai Kemenkeu Bisa Dapat Bonus

oleh Redaksi PajakOnline
11 Maret 2026
0

Jakarta, PajakOnline – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pegawai di lingkungan...

Kanwil DJP Jaksel II Buka Pojok Pajak di Universitas Al Azhar, Pendampingan Pakai Coretax

Kanwil DJP Jaksel II Buka Pojok Pajak di Universitas Al Azhar, Pendampingan Pakai Coretax

oleh Redaksi PajakOnline
11 Maret 2026
0

Jakarta, PajakOnline – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP)...

Eskalasi terhadap Iran Picu Krisis Energi dan Guncangan Ekonomi Global

Eskalasi terhadap Iran Picu Krisis Energi dan Guncangan Ekonomi Global

oleh Redaksi PajakOnline
11 Maret 2026
0

Oleh Eka L. Prasetya, Presidium Journalist Club Pemimpin Redaksi PajakOnline...

Penagihan Pajak, Perhatikan Serangkaian Tindakan Ini

Dilema APBN 2026: Terjepit Utang dan Kejutan Harga Minyak

oleh Redaksi PajakOnline
11 Maret 2026
0

Oleh: Anthony Budiawan Managing Director PEPS (Political Economy and Policy...

Jemput Bola ala DJP, Pendampingan Lapor SPT Tahunan via Coretax

Laporkan SPT Tahunan dengan Benar, Soalnya Coretax Sudah Integrasikan Data Keuangan 107 Lembaga

oleh Redaksi PajakOnline
11 Maret 2026
0

Jakarta, PajakOnline – Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Bimo Wijayanto mengakan seluruh wajib...

Lebih dari 6 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Tahunan

Lebih dari 6 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Tahunan

oleh Redaksi PajakOnline
11 Maret 2026
0

Jakarta, PajakOnline – Pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) untuk Tahun...

Coretax DJP dalam Era Digital Real Time Terintegrasi

Coretax DJP dalam Era Digital Real Time Terintegrasi

oleh Redaksi PajakOnline
11 Maret 2026
0

Jakarta, PajakOnline – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah mengimplementasikan sistem administrasi perpajakan terbaru...

Coretax Bermasalah Rugikan Wajib Pajak

Pajak Karyawan Sudah Dipotong, Tetap Harus Lapor SPT Tahunan Pakai Coretax DJP

oleh Redaksi PajakOnline
11 Maret 2026
0

PajakOnline.com—Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengingatkan seluruh karyawan untuk tetap melaporkan...

DJP Sampaikan Pembaruan Informasi Terkini Penerbitan Faktur Pajak

Tanpa Tarif Baru, Pemerintah Fokus Perluas Basis Pajak dan Kepatuhan Wajib Pajak

oleh Redaksi PajakOnline
11 Maret 2026
0

Jakarta, PajakOnline - Pemerintah menegaskan peningkatan penerimaan negara dari sektor...

Realisasi Bansos Rp99,4 Triliun untuk Melindungi Masyarakat

Bukti Zakat Harus Dilaporkan di SPT Jadi Pengurang Penghasilan Bruto

oleh Redaksi PajakOnline
11 Maret 2026
0

PajakOnline.com—Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengingatkan masyarakat soal ketentuan zakat...

Muat berita lainnya

Member of

Mars Tax Payer Community

https://www.pajakonline.com/wp-content/uploads/2023/09/Lagu-Mars-Patriot-Pajak-Tax-Payer-Community.mp3

Visit PajakOnline ke DJP

Jajaran pimpinan media PajakOnline bersilaturahmi dengan Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Rosmauli, Selasa (11/11/2025) di Kantor Pusat DJP, Jakarta.

Alamat Kantor Pajak

PajakOnline Services

Untuk Layanan Advokasi, Konsultan Pajak, Pendampingan di Pengadilan Pajak, Anda dapat menghubungi konsultan kami melalui komunikasi HP/WA 0821-8078-1907.

Event

Ketua Tax Payer Community Abdul Koni dalam acara Tax Goes to Campus memberikan materi kesadaran pajak bagi mahasiswa./PajakOnline.com
Ketua Tax Payer Community Abdul Koni dalam acara Seminar Pajak bersama Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI)./PajakOnline.com
Tax Payer Community Goes to School di SMK Ksatria, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Ketua Tax Payer Community Indonesia Abdul Koni dalam acara Arcadia Chat Room yang dipandu Host Syamsu Rizal memperingati Hari PajakNasional 2023./PajakOnline.com
Workshop PajakOnline bertema Pajak Patuh, Indonesia Cerah di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Banten, Selasa (11/3/2025)./PajakOnline.com
Workshop PajakOnline bersama Asperindo.
PajakOnline dalam Tax Payer Charter.
Tax Payer Community bersama Kanwil DJP Jakarta Barat.
Ketua Tax Payer Community Abdul Koni dalam materi Kesadaran Pajak./PajakOnline.com
Workshop PajakOnline bersama IWAPI Jakarta Timur./PajakOnline.com
Workshop PajakOnline bersama Pemprov DKI Jakarta.
Workshop PajakOnline bersama Perempuan Pemimpin Indonesia (Indonesia Women's Leader Association) atau Perpina, Kamar Dagang dan Industri Indonesia.
Workshop PajakOnline bersama Pengusaha Muda INTI (Indonesia-Tionghoa).
Workshop Meet-Up PajakOnline bersama Inge Diana Rismawanti: Peran Strategis Pengusaha Wanita Tingkatkan Penerimaan Pajak, Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat di Manhattan Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan Selasa (6/12/2022).
Workshop PajakOnline bersama members.
Workshop PajakOnline bersama Perhimpunan Indonesia-Tionghoa.
Ketua Tax Payer Community Abdul Koni bersama Pengurus Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI)./PajakOnline.com

Tentang Kami

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Berita Pajak, kami melayani Jasa Konsultasi, Advokasi Perpajakan, Pembuatan SPT, Pembukuan, dan Lain-lain. Hubungi HP/WA: 0821-8078-1907

Kita Bangga dapat berpartisipasi dalam pemerataan pembangunan nasional dan bantuan sosial.

Member of

PajakOnline.com adalah media berbasis komunitas pembayar pajak yang berhimpun dalam Masyarakat Pembayar Pajak Indonesia (Tax Payer Community). Pajak adalah gaya hidup. Membayar pajak menjadi Kebanggaan kita bersama.

 

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© Since 2006 Media PajakOnline. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Pusat Data
    • Peraturan Pajak
    • Putusan
    • Tax Treaty
    • Alamat Kantor Pajak
    • Kurs Pajak
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi PajakOnline

© Since 2006 Media PajakOnline. All rights reserved.