PajakOnline.com—Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan pajak tidak hanya mengumpulkan pendapatan negara saja, namun pajak hadir sebagai instrumen yang sangat penting saat perekonomian negara mengalami musibah seperti di masa pandemi ini.
“Pajak menjadi instrumen yang sangat penting bagi negara untuk bisa dipakai pada saat susah maupun pada saat senang. Dia (Pajak) instrumen yang membantu negara, rakyat, dan ekonomi untuk mencapai cita-cita pembangunan dan cita-cita bernegara kita, yaitu menciptakan masyarakat adil dan makmur,” kata Menkeu Sri Mulyani Indrawati dalam keterangan tertulis yang kami kutip hari ini.
Menkeu mengungkapkan, saat menghadapi pandemi Covid-19 yang masih belum usai, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sangat fleksibel dan responsif memberikan bantuan sosial agar masyarakat bisa bertahan. APBN juga memberikan dukungan kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam bentuk modal, serta dukungan dalam bentuk countercyclical untuk mengurangi dampak negatif Covid-19.
Demikian juga bagi pajak sebagai salah satu instrumen APBN. Selama pandemi, Menkeu Sri Mulyani menyebutkan, bahwa pajak dan bea cukai mendukung dalam bentuk insentif fiskal. Misalnya saja, impor dari berbagai barang untuk menghadapi Covid-19, seperti vaksin dan alat PCR (polymerase chain reaction). Semuanya mendapatkan pembebasan pajak bea masuk.
“APBN kita dari sisi pajak tidak hanya sekadar memungut pajak untuk kemudian membebani masyarakat. Pajak bahkan sering dipakai sebagai instrumen memberi insentif,” kata Bendahara Negara ini.
Menkeu Sri Mulyani menjelaskan pemerintah melalui penetapan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) berupaya mendorong sistem perpajakan adil, sehat, efektif, dan akuntabel.
“UU HPP hadir dalam momentum yang tepat untuk memperkuat reformasi perpajakan melalui perluasan basis pajak, peningkatan kepatuhan sukarela, perbaikan tata kelola, dan administrasi perpajakan untuk mewujudkan APBN yang sehat dan berkelanjutan,” kata dia.

































