Jakarta, PajakOnline — Perkembangan dunia usaha yang semakin dinamis menuntut pelaku bisnis dan pengusaha tidak hanya mampu membaca peluang pasar, tetapi juga memahami kewajiban perpajakan secara tepat. Kepatuhan pajak kini menjadi bagian penting dari tata kelola usaha yang sehat, berkelanjutan, dan mampu berkembang di tengah transformasi ekonomi digital.
Menjawab kebutuhan tersebut, PajakOnline berkolaborasi dengan Perpina (Perempuan Pemimpin Indonesia DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu) dan Yayasan Budaya Rimpun Nusantara menyelenggarakan Workshop Strategi Cerdas Mengelola Bisnis Keuangan dan Perpajakan di Era Digital menghadirkan narasumber Abdul Koni, CEO PajakOnline pada hari Rabu (23/9/2026) di Buliding Mitra Praja Sunter, Jakarta Utara.
Acara ini dibuka Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadiar Churniawan, S.E., M.Si yang diwakili Sekretaris Kabupaten Kepulauan Seribu Tri Indrawan, serta turut dihadiri Ketua DPD Perpina DKI Jakarta Juliana Sophia Damu, Ketua DPC Perpina Kepulauan Seribu Siti Nurlailah, S.Ag,
Ketua Dewan Pembina Burhanudin dan Ketua Umum Hj. Nurhaidah Sarujin Yayasan Budaya Rimpun Nusantara.

Dalam sambutannya, Sekretaris Kabupaten Kepulauan Seribu Tri Indrawan menyampaikan terima kasih kepada PajakOnline, Perpina dan Yayasan Budaya Rimpun Nusantara yang telah berkolaborasi untuk memperluas wawasan dan literasi perpajakan untuk meningkatkan penerimaan pajak pusat dan pajak daerah.
"Saya juga mengajak Perpina untuk menggali potensi pariwisata di Kepulauan Seribu seperti wisata untuk segmen middle up dan high end untuk memajukan perekonomian daerah. Banyak wisatawan nusantara dan mancanegara akan berwisata di Kepulauan Seribu," kata Tri.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Budaya Rimpun Nusantara Drs Burhanudin mengapresiasi PajakOnline yang memberikan materi perpajakan bagi para pemimpin perempuan yang mayoritas para pengusaha untuk semakin mengembangkan bisnisnya.
Ketua DPD Perpina DKI Jakarta Juliana Sophia Damu mengatakan kolaborasi ini berkelanjutan untuk meningkatkan literasi perpajakan di kalangan perempuan pemimpin Indonesia.

Sementara itu, CEO PajakOnline Abdul Koni menjelaskan, platform PajakOnline membantu para pelaku usaha, profesional, dan masyarakat pembayar pajak untuk memperoleh informasi serta pemahaman perpajakan secara lebih mudah, cepat, dan praktis.
PajakOnline mendorong pelaku usaha untuk menjadikan pengetahuan perpajakan sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis.
Bagi pengusaha, persoalan pajak sering kali tidak berhenti pada pertanyaan mengenai berapa pajak yang harus dibayar. Pelaku usaha juga perlu memahami peraturan terbaru, mekanisme administrasi, hak dan kewajiban wajib pajak, pelaporan, pembayaran, pemeriksaan, hingga berbagai persoalan perpajakan yang muncul dalam kegiatan bisnis sehari-hari.
Koni mengatakan, ekosistem digital PajakOnline dikembangkan untuk menjadi ruang konsultasi dan informasi yang membantu menjawab berbagai kebutuhan tersebut.

Melalui layanan digital PajakOnline bernama Paola (PajakOnline Asisten Pribadi Anda), pengguna dapat bertanya dan mendapatkan penjelasan mengenai berbagai persoalan perpajakan, mulai dari pertanyaan dasar hingga persoalan pajak yang lebih kompleks.
Layanan tersebut antara lain mencakup:
- Tanya jawab seputar perpajakan;
- Informasi peraturan dan kebijakan pajak terbaru;
- Penjelasan mengenai hak dan kewajiban wajib pajak;
- Informasi administrasi dan pelaporan perpajakan;
- Pemahaman mengenai ketentuan pajak bagi pelaku usaha;



